Buka Kegiatan PPNI & PPA, Sutriyani Lumula tekankan etika profesi perawat

- Jurnalis

Sabtu, 4 Maret 2023 - 10:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Hj. Sutriyani Lumula S.ST., M.Kes., membuka Seminar Nasional untuk Perawat diwilayah Kabupaten Boalemo, sabtu, 04-03-2023.

Bertajuk Bahagia Merawat, Merawat Bahagia, giat tersebut dimotori oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia bersama PPA Learning Center Boalemo Present.

Sebagai dinas teknis yang membidangi kesehatan masyarakat, Sutriyani Lumula mengaku bangga dengan giat yang berorientasi pada peningkatan pelayanan masyarakat khususnya di bidang kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Apresiasi tertinggi kepada PPNI Provinsi Gorontalo dan Kabupaten Boalemo yang menggandeng PPA untuk peningkatan kualitas pelayanan perawat kepada masyarakat berdasarkan pada etika profesi kita sebagai tenaga kesehatan khususnya perawat,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo dalam sambutannya.

Dibalut dengan metode keislaman, Sutriyani Lumula meminta seluruh perawat agar menjaga etika profesi sebagai tenaga medis dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.

Baca Juga :  Bendera 23 Januari tiba di Boalemo. Dr. Sherman : Jadikan Hari Patriotik sebagai semangat baru
Kepala dinas kesehatan kabupaten Boalemo Hj. Sutriyani Lumula S.ST., M.Kes saat membuka kegiatan.

Bahkan, Kepala Dinas yang sering mendapatkan penghargaan dari pemerintah provinsi hingga pusat ini, menegaskan terkait percepatan 6 Pilar Transformasi sistem kesehatan.

“Transformasi layanan primer merupakan satu dari 6 pilar transformasi sistem kesehatan yang sedang dilaksanakan Kemenkes. Transformasi dilakukan untuk memperkuat layanan kesehatan primer supaya dapat memberikan pelayanan kesehatan yang komprehensif dan berkualitas, dengan mengutamakan upaya promotif dan preventif. Perawat yang di PKM sebagai Fasyankes pertama, harus mendukung program ini terutama pilar pertama Layanan primer,” tandasnya.

Sebelumnya, dalam laporan Panitia Pelaksana disampaikan, bahwa kegiatan bertujuan untuk menerapkan ilmu kesehatan dengan konsep pola pertolongan Allah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk Memahami Konsep Pola Pertolongan Allah dan dapat mempraktikkan pola ini dalam kehidupan sehari hari. khususnya kita sebagai perawat ilmu ini dapat kita terapkan pada pasien dan keluarga pasien,”pungkasnya.

Terpantau, giat tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Keperawatan RSTN Ns. Sri Dewi Suratinoyo S.Kep., MH., dan Muhlis Katili S.Kep., Ns., selaku Ketua DPD PPNI Luwu Timur yang juga sebagai Trainer PPA Institute.

Berita Terkait

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru