Trilogis (Pemda Boalemo) – Menanggapi dinamika dan aspirasi yang berkembang di tengah masyarakat, Wakil Bupati Boalemo mengambil langkah responsif dengan turun langsung melakukan dialog terbuka bersama para tokoh masyarakat di Kecamatan Wonosari, Rabu (15/04).
Langkah “gentleman” ini diambil sebagai upaya pemerintah daerah untuk meminimalisir masalah agar tidak berkepanjangan, sekaligus memastikan setiap keluhan warga mendapatkan kanal komunikasi yang tepat dan solutif.
Kehadiran Tim Teknis: Bukan Sekadar Janji, Tapi Aksi
Keseriusan pemerintah dalam mengunci masalah agar segera tuntas terlihat dari kehadiran jajaran tim teknis secara lengkap. Wakil Bupati hadir didampingi oleh Kepalas Dinas PUPR, Kepala BPBD, dan Kepala Dinas Sosial, serta didukung penuh oleh jajaran Anggota DPRD Dapil Wonosari-Dulupi, Camat, dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Wonosari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Atas perintah Bapak Bupati, saya secara gentleman hadir langsung menemui masyarakat Wonosari. Kami datang untuk mendengarkan, mencatat, dan segera mencari jalan keluar atas persoalan yang teman-teman hadapi agar tidak berlarut-larut,” tegas Wakil Bupati di hadapan para tokoh masyarakat.
Penyelesaian Masalah Secara Bertahap dan Terukur
Dalam diskusi yang berlangsung hangat namun tetap kondusif, masyarakat menyampaikan berbagai isu krusial mulai dari perbaikan infrastruktur, mitigasi bencana, hingga jaminan sosial. Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati menegaskan bahwa setiap poin aspirasi akan diklasifikasikan berdasarkan skala prioritas agar bisa ditindaklanjuti secara bertahap oleh dinas terkait.
Pemerintah Kabupaten Boalemo melalui visi Pemerintahan PAHAM berkomitmen untuk tetap fokus pada kepentingan rakyat. Wakil Bupati menjelaskan bahwa proses lobi dan pengajuan proposal ke pemerintah pusat terus dilakukan secara intensif untuk menopang kebutuhan pembangunan infrastruktur yang memerlukan anggaran besar.
Membangun Kesepahaman, Mengakhiri Ketegangan
Dialog ini diharapkan menjadi titik balik dalam mencairkan kebuntuan komunikasi yang mungkin sempat terjadi. Dengan adanya dialog langsung antara eksekutif, legislatif, dan tokoh masyarakat, potensi gesekan informasi di lapangan dapat segera diluruskan.
“Kami hadir untuk memastikan pembangunan tetap berjalan merata. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan masyarakat adalah kunci utama agar setiap tantangan di Wonosari bisa diselesaikan secara kekeluargaan dan profesional,” tambahnya.
Melalui pertemuan ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap masyarakat kembali merasa tenang dan yakin bahwa pemerintah hadir di garda terdepan untuk mencari solusi atas setiap persoalan daerah, sehingga stabilitas dan keberlanjutan pembangunan di Wonosari tetap terjaga dengan baik.


















