Trilogis (Pemda Boalemo)— Bupati Boalemo, Rum Pagau, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh tenaga kesehatan (nakes) di wilayahnya agar mengutamakan aspek kemanusiaan dan keselamatan pasien di atas segalanya. Ia dengan tegas melarang fasilitas kesehatan maupun nakes untuk mendahulukan urusan administrasi sebelum penanganan medis diberikan kepada pasien yang membutuhkan pertolongan darurat.
Pernyataan keras ini disampaikan Rum Pagau dalam kegiatan Evaluasi Standar Pelayanan Minimal (SPM) Bidang Kesehatan yang berlangsung di Hotel Grand Q pada Jumat (6/11/2026). Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo,Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula, S.ST., M.Kes., serta para kepala puskesmas se-Kabupaten Boalemo.
Dalam arahannya, Rum Pagau menekankan bahwa pelayanan kesehatan menyangkut nyawa dan keselamatan rakyat, sehingga tidak boleh ada prosedur birokrasi kaku yang menghambat penanganan awal pasien.
“Selamatkan dulu nyawanya, tenangkan dulu hatinya. Baru diminta KTP dan BPJS-nya,” tegas Rum Pagau di hadapan para pimpinan fasilitas kesehatan.
Selain masalah administrasi, Bupati Rum Pagau juga menyoroti pentingnya pembagian porsi kerja yang jelas dan proporsional di lingkungan instansi kesehatan. Mengingat setiap manusia memiliki keterbatasan, ia meminta agar seluruh personel dalam organisasi pelayanan dapat bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Menurutnya, kerja sama tim dan kejelasan tanggung jawab sangat krusial agar pelayanan medis berjalan optimal tanpa membebankan satu pihak secara berlebihan.
Meski menyampaikan arahan dengan penuh ketegasan, Bupati menegaskan bahwa dirinya bukan bermaksud menekan para nakes secara sepihak. Instruksi ini murni diberikan agar para pelayan masyarakat di bidang kesehatan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab utamanya secara profesional, penuh empati, serta mengedepankan prinsip kemanusiaan.
Melalui evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap standar pelayanan minimal di setiap puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya dapat terus ditingkatkan, sehingga masyarakat Boalemo benar-benar merasakan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kesehatan yang cepat,tanggap, dan tanpa diskriminasi.