Trilogis (Boalemo) — Pemerintah Kabupaten Boalemo resmi menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Boalemo Tahun Anggaran 2027. Penyampaian ini dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Boalemo yang digelar di Ruang Sidang DPRD Kabupaten Boalemo pada Senin, 2 November 2026.
Rapat paripurna tersebut dipimpin dan dihadiri oleh jajaran pimpinan serta anggota DPRD Kabupaten Boalemo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD, camat, serta unsur insan pers.
Tindak Lanjut Kesepakatan KUA-PPAS 2027
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pidatonya, pihak Pemerintah Kabupaten Boalemo menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran (Banggar) bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), yang telah membahas dan menyepakati Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 pada 26 Oktober 2026 lalu.
Penyusunan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027 ini berpedoman pada dokumen perencanaan pembangunan daerah, khususnya RPJMD Kabupaten Boalemo Tahun 2025–2029 dan RKPD Tahun 2027, serta memperhatikan kebijakan pemerintah pusat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Struktur Pendapatan Daerah TA 2027
Berdasarkan kesepakatan KUA dan PPAS, struktur Pendapatan Daerah dalam Rancangan APBD TA 2027 direncanakan sebesar Rp714.170.098.495,00, yang terbagi atas:
- Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp82.603.071.495,00, yang bersumber dari:
- Pajak Daerah: Rp22.056.892.000,00
- Retribusi Daerah: Rp1.883.370.000,00
- Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan: Rp5.000.000.000,00
- Lain-lain PAD yang Sah: Rp53.662.809.495,00
- Pendapatan Transfer sebesar Rp631.567.027.000,00, yang terdiri dari:
- Transfer Pemerintah Pusat: Rp616.495.117.000,00
- Transfer Antar Daerah: Rp15.071.910.000,00
Struktur ini memperlihatkan bahwa pendapatan daerah masih bergantung pada transfer pemerintah pusat. Karena itu, pemerintah daerah didorong untuk terus memperkuat kemandirian fiskal melalui optimalisasi sumber-sumber PAD tanpa membebani masyarakat secara berlebihan.
Struktur Belanja Daerah TA 2027
Dari sisi belanja, Rancangan APBD Kabupaten Boalemo Tahun Anggaran 2027 direncanakan sebesar Rp726.349.003.597,00, yang terdiri atas:
- Belanja Operasi: Rp615.184.291.740,00
- Belanja Modal: Rp31.901.209.584,00
- Belanja Tidak Terduga: Rp1.000.000.000,00
- Belanja Transfer: Rp78.263.502.273,00
Dibandingkan dengan Perubahan APBD TA 2026 sebesar Rp757.804.854.533,57, rencana belanja daerah TA 2027 mengalami penurunan sebesar Rp31.455.850.936,57. Penurunan ini merupakan konsekuensi dari penyesuaian kemampuan keuangan daerah dan kebijakan pendapatan yang tersedia.
Pemerintah daerah menegaskan pentingnya alokasi anggaran yang cermat, mengutamakan belanja yang berdampak langsung pada pelayanan publik, pemenuhan layanan dasar, penguatan infrastruktur, serta dukungan terhadap program prioritas nasional seperti program makan bergizi gratis dan ketahanan pangan melalui SIPD RI. Belanja pegawai juga diperhitungkan secara proporsional sebesar Rp479.310.768.762,96 guna menjaga keseimbangan fiskal.
Kebijakan Pembiayaan dan Proyeksi Pinjaman Daerah
Dalam struktur Rancangan APBD TA 2027, terdapat defisit anggaran sebesar Rp12.178.905.102,00. Defisit tersebut direncanakan ditutup melalui pembiayaan netto dengan rincian:
- Penerimaan Pembiayaan: Rp18.997.086.924,00
- Pengeluaran Pembiayaan: Rp6.818.181.822,00
Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari penerimaan utang daerah melalui lembaga keuangan bank (PT Bank SulutGo) sebesar Rp18.997.086.924,00. Angka ini merupakan proyeksi rencana penarikan dana periode kedua pada TA 2027 atas kesepakatan pinjaman daerah dengan nilai maksimum pinjaman sebesar Rp25.000.000.000,00 (setelah memperhitungkan realisasi penarikan periode pertama pada TA 2026 sebesar Rp6.002.913.076,00).
Melalui nota pengantar ini, pemerintah berharap pembahasan lanjutan bersama DPRD dapat berjalan lancar demi tercapainya target pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo.





















