Apa iya sudah Merdeka?

- Jurnalis

Sabtu, 17 Agustus 2024 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Tajuk) – Merdeka, Merdeka, Merdeka, Pekikan Semangat yang membumi saat Peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, Boalemo, 17 Agustus Tahun 2024.

Peringatan yang bukan hanya sebagai Rutinitas setiap tahunnya itu, selalu menjadi hari Besar yang dirayakan oleh seluruh warga negara hingga sampai menembus pelosok negeri.

Dari anak kecil, anak muda, orang dewasa, hingga orang tua tak mau ketinggalan. Dengan penuh suka cita, rasa hormat dan terima kasih kepada pendahulu untuk menyambut dan menyaksikan Pengibaran Bendera Merah Putih yang diperjuangkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengemban amanah besar dari Negara, Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kabupaten Boalemo terlihat sukses mengantarkan Sang Saka berkibar.

Ditempa dan dilatih kurang lebih dua bulan dengan seleksi yang ketat, Pasukan yang menjadi representasi setiap sekolah di Kabupaten Boalemo itu tampil gagah dan penuh semangat pada peringatan Hari Proklamasi ke-79.

Namun, Lagi-lagi, Kabupaten tertua yang Secara administrasi lebih awal ada dari pada Provinsinya itu akan menjadi buah bibir lagi selama sepekan.

Baca Juga :  Sidak di Dukcapil, Anas Jusuf dorong peningkatan Kualitas Layanan Publik

Pasalnya, ada kejadian yang kurang etis terlihat pada proses pengibaran Bendera Merah Putih yang digelar Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dalam rangka memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79.

Salah satu pakaian (alas) dari salah satu Paskibraka melorot saat proses Bendera Merah Putih dinaikkan. Kendati demikian, kejadian tersebut tidak menghilangkan substansial dari proses pengibaran Bendera Merah Putih 

Banyak spekulasi dan hipotesis yang muncul dari kejadian yang menimpa Kelompok 17 Paskibraka Kabupaten Boalemo tahun 2024.

  1. Bahan Pakaian

Sejumlah pihak mengatakan bahwa bahan baku pakaian yang digunakan atau yang dipakai pada pengadaan Baju Paskibra berbahan Nilon dan mudah melorot jiia terjadi gesekan akibat gerakan.

      2. Ukuran

Ukuran merupakan hal penting dalam sebuah Baju/Pakaian. Jika Ukuran yang tak ideal, akan sangat berpengaruh ada tampilan hingga berakibat pada kenyamanan sipengguna. Apalagi, jika ukurannya kebesaran. sudah bisa dipastikan akan melorot dan terlihat tidak menarik.

Baca Juga :  Wujudkan Sinergitas Perencanaan Pembangunan, Dr. Hendriwan hadiri Musrenbang Provinsi

Jauh dari itu, penulis hanya ingin mengajak kepada pembaca untuk sedikit membuka cakrawala berfikir (kritis) atas kejadian tersebut.

  1. Apa Bahan pada Pakaian Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih tahun 2023 ? kenapa tahun 2024 tidak memilih bahan yang sama
  2. Dimana atau siapa Perusahaan/Tempat produksi pakaian Paskibraka tahun 2023 dan sebelum-sebelumnya?
  3. Apa ukuran Baju tahun 2024 sudah sesuai (ideal) dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka ?
  4. atau, Panitia Pelaksana juga merupakan faktor yang mempengaruhi ?

Sejumlah pertanyaan diatas harus mendapatkan penjelasan dan klarifikasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo. Setidaknya bisa menjauhkan Hipotesis dari luar tentang Gratifikasi (Korupsi), Jual beli Jabatan(Kolusi) dan Nepotisme.

Diakhir Opini ini, Penulis Closing statement yang pernah disampaikan oleh Sang Proklamator Pertama, “Perjuanganku lebih mudah karena melawan penjajah, namun perjuangan kalian akan lebih sulit karena melawan bangsa sendiri,” (Ir. Soekarno).

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Walk Out. LKPJ Rum Pagau Nyaris Tak Diterima DPRD Boalemo??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:28 WITA

“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:37 WITA

Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA