Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 14:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (PKM Berlian) – Puskesmas Belian kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi kesehatan anak usia sekolah melalui pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026. Kegiatan yang merupakan program nasional dari Kementerian Kesehatan RI ini dilaksanakan secara serentak di seluruh sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Belian pada bulan Agustus 2026.

BIAS merupakan program pemberian imunisasi lanjutan yang diberikan kepada anak usia sekolah dasar. Tujuannya adalah untuk mempertahankan tingkat kekebalan terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi atau PD3I, sekaligus mencegah terjadinya Kejadian Luar Biasa (KLB) di lingkungan sekolah.

Dalam pelaksanaan BIAS 2026 ini, Puskesmas Belian memberikan 3 jenis imunisasi sesuai dengan jenjang kelas. Siswa kelas 1 SD menerima imunisasi Campak Rubela (MR). Sementara siswa kelas 2 SD diberikan imunisasi Difteri Tetanus (DT) dan siswa kelas 5 SD menerima imunisasi Tetanus Difteri (Td).

Tim Juru Imunisasi (Jurim) dan Tim BIAS Puskesmas Belian bergerak ke sekolah-sekolah dengan membawa perlengkapan imunisasi lengkap. Sebelum proses penyuntikan, petugas terlebih dahulu melakukan skrining kesehatan dan memberikan edukasi singkat kepada para siswa tentang pentingnya imunisasi dan manfaat vaksin bagi kesehatan.

“Kegiatan ini tidak hanya memberikan imunisasi, tapi juga menjadi ajang penyuluhan. Kami ingin anak-anak paham kenapa mereka harus diimunisasi, agar tidak takut dan lebih disiplin menjaga kesehatan,” jelas salah satu petugas Jurim Puskesmas Belian.

Dukungan dari pihak sekolah dan orang tua menjadi faktor utama kelancaran kegiatan. Kepala sekolah membantu dalam hal pendataan dan penyediaan tempat, sementara orang tua memberikan persetujuan melalui surat izin.

Baca Juga :  Sempat diancam oleh Anak Rum Pagau, Nakes ini “dipecat” dari RSIB

Kepala Puskesmas Belian menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat bergantung pada kerjasama semua pihak.

“Kami menargetkan cakupan imunisasi BIAS di wilayah kerja kami mencapai 100%. Ini adalah investasi kesehatan untuk masa depan anak-anak kita. Bagi siswa yang berhalangan hadir, bisa melakukan imunisasi susulan di Puskesmas Belian,” ujarnya.

Dengan terlaksananya program BIAS ini, diharapkan anak-anak di Kota Batam khususnya di wilayah Puskesmas Belian dapat tumbuh sehat, cerdas, dan terlindungi dari penyakit berbahaya sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan optimal.

Berita Terkait

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi
Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:36 WITA

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru

Headline

17 Tahun di Intelkam, IPDA Suwendi Kini Pimpin Polsek Dulupi

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:36 WITA