Oknum Polisi Sektor Tilamuta Diduga Aniaya warga dirumah dan Depan Orang Tuanya

- Jurnalis

Sabtu, 4 Januari 2025 - 07:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polsek Tilamuta, sumbaer Facebook.

Polsek Tilamuta, sumbaer Facebook.

Trilogis.id (Boalemo) – Satu warga Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta, mengaku dianiaya oleh dua oknum Polisi Sektor (Polsek) Tilamuta, jumat, (3-1-2025) pagi.

Kepada awak media, Taufik Kaida (Korban) mengatakan, saat berada dirumahnya, oknum polisi sempat menarik tangannya dan ‘membanting’ dirinya kelantai.

Ironisnya, dari penuturan korban, Perlakuan oknum polisi kepada Taufik Kaida tersebut disaksikan oleh ibunya sendiri saat dirumah korban.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya itu, Taufik menambahkan, pemukulan terhadapnya terjadi beberapa kali dan korban mengaku sempat diseret dari dalam rumah hingga keluar rumah yang diduga dilakukan oleh oknum kepolisian sektor Tilamuta hingga dirinya menagalami memar dibagian wajah.

Baca Juga :  LMA Demo Pemda Boalemo, Stuban Kesbangpol Boalemo salah sasaran
Taufik Kaida, Korban dugaan Penganiyaan. (sumber: Google/Sosmed)

Atas kejadian itu, saat ini Taufik Kaida mengaku sudah melaporkan dugaan Penganiayaan tersebut ke Polres Boalemo tertanggal 3 januari 2025.

Penjelasan terduga Pelaku

AIPDA Roberto Daud, saat diwawancarai, mengaku tidak melakukan pemukulan dan penganiayaan terhadap Taufik Kaida.

“Kami dapat telpon, ada yang marontak. Dan ketika kami ingin mengamankan ke Kantor (Polsek,red) sempat terjatuh bersama, namun saat ingin membawa yang bersangkutan ke kantor, ada pihak yang mengaku akan mengamankan. kami pun langsung pergi,” terang AIPDA Roberto Daud (3/1).

Sementara itu, Kapolres Boalemo melalui, Plt. Kasie Propam Polres Boelemo, IPTU Frangky Palar meyampaikan bahwa terkait laporan dugaan penganiayaan tersebeut, Pihaknya sedang melakukan pendalaman.

“Kasus ini akan kami proses. Kami sementara melakukan serekangkaian pemerikasaaan. Dan korban juga sudah dimintai keterangannya untuk proses lebih lanjut. Anggota yang terlibat juga tentunya akan kami mintai keterangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA