Bekerja untuk Publik, Tapi Tersingkir karena Kuasa: Nakes RSIB Diberhentikan”. Korban Politik di Era Rum Pagau ?

- Jurnalis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 21:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) — Pepatah “sudah jatuh tertimpa tangga” tampaknya layak disematkan kepada Ama, salah seorang tenaga kesehatan (nakes) di Rumah Sakit Iwan Bokings (RSIB) Kabupaten Boalemo. Tidak tahu menahu, tidak terlibat persoalan apapun, namun kini ia harus menanggung risiko kehilangan pekerjaannya.

Sebelumnya, Ama dikabarkan mengalami intimidasi dari seorang ASN berinisial Y, yang diketahui merupakan anak Bupati Boalemo terpilih. Tidak hanya dihardik, Ama bahkan mendapat ancaman akan dikeluarkan dari rumah sakit tempatnya bekerja.

Konfirmasi pihak manajemen RSIB menguatkan kabar tersebut. Melalui sambungan telepon pada Rabu (20/8/2025), Albert, salah seorang pejabat RSIB, membenarkan bahwa Ama untuk sementara diberhentikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Iya benar. Saat ini Ama belum masuk lagi karena diberhentikan sementara,” ujarnya singkat.

Rekaman Intimidasi Beredar

Berdasarkan rekaman berdurasi 30 menit 24 detik yang diperoleh Trilogis.id, terdengar jelas Y memarahi bahkan mengancam Ama.

Baca Juga :  Wabup Lahmuddin Hambali Lepas Kontingen PENAS Petani Nelayan XVII Boalemo, Tekankan Inovasi dan Jejaring Nasional

Dalam percakapan itu, Y mengklaim bahwa keberadaan Ama di RSIB ada berkat dirinya, bahkan menyebut rumah sakit tersebut berdiri karena ayahnya, Rum Pagau, yang kini terpilih sebagai Bupati Boalemo.

“Ngana tau sapa yang bangun ini rumah sakit? Baru ngana masih ada muka mo bakarja disini?” demikian potongan ucapan Y dalam rekaman tersebut.

Tidak berhenti di situ, Y yang juga dikenal sebagai istri salah satu anggota DPRD Boalemo sekaligus Wakil Ketua II, menuding Ama tidak “tahu diri”.

Potret Ketidakadilan

Kasus ini bukan hanya soal hubungan personal antara seorang tenaga kesehatan dengan keluarga pejabat daerah.

Lebih jauh, peristiwa ini memperlihatkan bagaimana relasi kuasa kerap dimanfaatkan untuk menekan pihak yang lebih lemah.

Seorang anak pejabat daerah seharusnya mencerminkan etika publik yang baik, bukan justru menggunakan posisi keluarga untuk mengintimidasi tenaga kesehatan.

Baca Juga :  Tingkatkan Pelayanan, RSUD Iwan Bokings Launching Ruang Oparisonal Instalasi Bedah

Rumah sakit adalah fasilitas umum yang dibangun dari uang rakyat, bukan milik pribadi, apalagi untuk dijadikan alat menyingkirkan orang yang tidak disukai.

Menunggu Sikap Tegas Manajemen

Hingga kini, belum ada keterangan resmi lebih lanjut dari manajemen RSIB terkait status akhir Ama, apakah pemberhentian tersebut bersifat administratif semata atau ada tekanan eksternal yang memengaruhi keputusan itu.

Kasus Ama membuka mata publik bahwa praktik intimidasi dengan memanfaatkan kedekatan kekuasaan masih menjadi problem serius di daerah.

Publik kini menunggu langkah tegas pihak rumah sakit, pemerintah daerah, maupun DPRD, agar kasus serupa tidak terus berulang dan menambah daftar panjang ketidakadilan bagi tenaga kesehatan maupun pekerja lainnya.

Berita Terkait

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:20 WITA

Boalemo Darurat HIV? 135 Kasus Tercatat, Dinkes Minta Warga Waspada

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Senin, 14 September 2026 - 17:08 WITA

Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman

Berita Terbaru