Puncak Tema ‘Let’s Plant and Learn’: Siswa Az-Zahra Eksplorasi Pertanian Modern dan Sejarah Tiga Benteng Kerajaan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 16:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Gorontalo) – Sebanyak 30 siswa PAUD ISLAM TERPADU Az-Zahra merayakan puncak tema pembelajaran mereka, “Let’s Plant and Learn”, dengan dua agenda kunjungan edukatif yang komprehensif.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, Replin Amrin Saidi, S.Pd., bersama sepuluh guru pendamping.

Mengenal Teknologi Pertanian di BPMP

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Agenda pertama difokuskan pada aspek ‘Plant and Learn’ modern dengan mengunjungi Balai Penerapan Modernisasi Pertanian (BPMP) Provinsi Gorontalo. Di sana, para siswa diajak melihat langsung berbagai teknik pertanian kontemporer.

Kami ingin menanamkan pemahaman tentang pentingnya bercocok tanam dan teknologi pertanian kepada anak-anak sejak usia dini. Kunjungan ke BPMP ini memberikan perspektif baru bagi mereka,” jelas Kepala Sekolah Replin Amrin Saidi.

Para siswa terlihat antusias mengamati instalasi dan metode yang dipaparkan, memberikan pengalaman langsung yang melengkapi pembelajaran di kelas.

Baca Juga :  Kadis Dikbud Boalemo tamatkan 77 Peserta didik TK

Menyusuri Jejak Sejarah Tiga Benteng Bersaudara

Sebagai bagian integral dari pengembangan wawasan dan karakter, para guru TK Az-Zahra juga membawa siswa ke situs bersejarah ikonik Gorontalo, yaitu Benteng Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu. Ketiga benteng yang kokoh di atas bukit ini adalah warisan sejarah penting yang dibangun pada masa Kerajaan Gorontalo.

Kunjungan ini bertujuan menanamkan rasa cinta terhadap budaya lokal, dengan fokus pada nilai edukasi dari ketiga benteng tersebut:

  1. Tiga Benteng Bersaudara: Siswa diperkenalkan bahwa Otanaha (yang terbesar), Otahiya, dan Ulupahu adalah satu kesatuan benteng yang dibangun atas perintah Raja Ilato.
  2. Perekat Unik dan Petualangan: Mereka juga dikenalkan pada fakta unik bahwa konon batu-batu benteng direkatkan menggunakan putih telur Maleo (burung endemik Sulawesi). Selain itu, menaiki banyak anak tangga menuju benteng menjadi kegiatan seru yang melatih motorik kasar dan ketahanan fisik.
  3. Wawasan dan Pemandangan: Dari puncak benteng, anak-anak dapat melihat pemandangan indah Danau Limboto, yang semakin memperkuat pemahaman mereka tentang lingkungan lokal.

“Pengenalan sejarah dan lingkungan adalah bekal penting. Dengan mengunjungi langsung Benteng Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu, kami berharap siswa dapat mengenal jejak perjuangan leluhur sekaligus menikmati keindahan alam Gorontalo dari ketinggian,” tambah Replin Amrin Saidi.

Kegiatan puncak tema ini berhasil memberikan pengalaman belajar yang berharga dan menyenangkan, secara efektif menggabungkan edukasi pertanian modern dengan pemahaman sejarah lokal bagi seluruh siswa dan guru yang terlibat.

Berita Terkait

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:55 WITA

Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terbaru