TRiogis (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, terus memperkuat kualitas pendidikan anak usia dini melalui peningkatan kapasitas tenaga pengelola satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Langkah ini dilakukan untuk memastikan anak-anak mendapatkan layanan pendidikan yang berkualitas sekaligus mendukung tumbuh kembang secara optimal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Workshop Peningkatan Kapasitas Kepala Satuan PAUD dalam Pemenuhan 8 Standar PAUD Holistik Integratif (PAUD HI) Kabupaten Boalemo Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Rabu (30/9/2026), dengan melibatkan sedikitnya 50 kepala satuan PAUD dari tujuh kecamatan.
Workshop dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Zurmiaty Balide, S.Sos., M.Si., yang hadir mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Pembukaan kegiatan turut didampingi Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Sari Laima, S.Sos.
Dalam sambutannya, Zurmiaty menegaskan bahwa peningkatan kualitas PAUD tidak cukup hanya berorientasi pada kegiatan belajar mengajar. Lebih dari itu, penyelenggaraan pendidikan anak usia dini harus memperhatikan seluruh kebutuhan dasar anak, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan hingga perlindungan.
Menurutnya, pemenuhan kebutuhan tersebut membutuhkan komitmen bersama antara pengelola satuan PAUD, tenaga pendidik, orang tua, pemerintah desa, puskesmas dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
“Pelayanan PAUD harus dilaksanakan secara menyeluruh dan terintegrasi. Karena itu, diperlukan koordinasi serta kerja sama semua pihak agar kebutuhan tumbuh kembang anak dapat terpenuhi dengan baik,” menjadi penekanan dalam arahannya.
Sejalan dengan Kebijakan Nasional PAUD Holistik Integratif
Penguatan PAUD Holistik Integratif di daerah merupakan bagian dari pelaksanaan kebijakan nasional sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2013 tentang Pengembangan Anak Usia Dini Holistik-Integratif.
Kebijakan tersebut menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan esensial anak usia dini melalui layanan terpadu dan berkesinambungan, meliputi pendidikan, kesehatan dan gizi, pengasuhan, perlindungan serta kesejahteraan anak.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga menempatkan PAUD HI sebagai salah satu upaya strategis dalam membangun layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas melalui kolaborasi lintas sektor.
Dengan demikian, satuan PAUD tidak hanya berperan sebagai tempat anak memperoleh pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem pelayanan yang mendukung perkembangan anak secara menyeluruh.
Perkuat Kompetensi Kepala Satuan PAUD
Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Sari Laima, S.Sos., menjadi salah satu penggerak pelaksanaan program peningkatan kapasitas tersebut.
Inisiatif dan komitmennya dalam mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusia pengelola PAUD mendapat apresiasi dari Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Hal ini dinilai penting mengingat kepala satuan PAUD memiliki tanggung jawab strategis dalam mengelola lembaga, mengembangkan kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi pendidik serta memastikan pelayanan pendidikan berjalan sesuai ketentuan.
Melalui workshop tersebut, para peserta memperoleh kesempatan memperdalam pemahaman mengenai pemenuhan standar penyelenggaraan PAUD, penerapan layanan holistik integratif, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaannya di lapangan.
Pemerintah daerah berharap kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini dapat mendorong lahirnya pengelola PAUD yang lebih profesional, inovatif dan mampu mengembangkan satuan pendidikan sesuai kebutuhan anak.
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Masa Depan Anak
Selain peningkatan kompetensi pengelola lembaga, keberhasilan penyelenggaraan PAUD HI juga sangat ditentukan oleh keterlibatan berbagai sektor pelayanan publik.
Kerja sama dengan fasilitas kesehatan, pemerintah desa, keluarga dan masyarakat diperlukan agar layanan pendidikan dapat berjalan beriringan dengan pemantauan kesehatan, pemenuhan gizi, pengasuhan serta perlindungan anak.
Pendekatan tersebut juga sejalan dengan upaya nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan mendukung percepatan penurunan stunting melalui pemenuhan kebutuhan anak sejak usia dini.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Seksi PTK Dikdas Narti Hambali, S.Pd., Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian PAUD Togas Manggas, S.Pd., serta para pengawas PAUD yang turut berperan sebagai narasumber.
Melalui kegiatan tersebut, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo berharap seluruh satuan PAUD di tujuh kecamatan semakin siap meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Penguatan kapasitas kepala satuan PAUD diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam pengelolaan lembaga dan pelayanan kepada peserta didik.
Dengan dukungan pemerintah daerah, tenaga pendidik, keluarga, masyarakat dan sektor kesehatan, Kabupaten Boalemo terus mendorong terwujudnya layanan PAUD yang berkualitas, inklusif, sehat, aman dan berkelanjutan sebagai fondasi melahirkan generasi masa depan yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing.





















