Trilogis (BOALEMO) – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus memperkuat komitmen lintas sektor dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini. Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, secara resmi membuka kegiatan Rapat Lintas Sektor dalam rangka Refleksi Kondisi Capaian 8 Indikator PAUD Holistik Integratif (HI) tingkat Kabupaten Boalemo. Kegiatan strategis ini dipusatkan di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Rabu (09/09/2026).
Rapat penting tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Boalemo Karyawan Eka Putra Noho, S.Sos., Bunda PAUD Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Ahman Sarman, S.Pd., M.Pd., para camat, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Dalam arahannya, Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau menegaskan bahwa PAUD Holistik Integratif merupakan layanan pengembangan anak usia dini yang mendapat perhatian khusus, baik dari pemerintah pusat maupun daerah, demi memastikan pemenuhan kebutuhan esensial anak secara utuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Oleh karena itu, program PAUD saat ini melibatkan kerja sama lintas sektoral yang lebih luas. Kalau sebelumnya hanya ditangani segelintir SKPD, kini berbagai instansi turut masuk berkolaborasi mulai dari DP3A, BKKBN, Dinas Kesehatan, hingga Bappeda,” ujar Bupati Rum Pagau.
Ia mengibaratkan pembentukan karakter anak di usia dini seperti proses memasukkan data awal ke dalam sebuah sistem. Jika keliru dalam tahapan awal (start), maka hasil akhirnya pun tidak akan maksimal.
“PAUD ini mendapat perhatian khusus karena sama dengan kita membuka alam pikiran anak yang masih belia. Kalau *start*-nya salah dan cara ‘menginstalnya’ salah, maka itu akan menghasilkan sesuatu yang tidak baik. Pendidikan Anak Usia Dini sangat menentukan tingkat kecerdasan anak, sehingga lintas sektor harus bekerja sama membentuk manusia yang berkualitas dan bermoral baik,” tegasnya.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Boalemo, Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa penguatan 8 indikator PAUD Holistik Integratif mutlak memerlukan sinergi yang erat dari seluruh stakeholder, terutama kaum ibu dan kader di tingkat keluarga hingga satuan pendidikan terendah.
“Pendidikan holistik integratif tidak hanya menyangkut aspek kognitif, tetapi juga kesehatan, gizi, pengasuhan, dan perlindungan anak. Peran lintas sektor sangat vital agar seluruh hak dasar anak-anak kita di Boalemo terpenuhi dengan baik sebelum mereka melangkah ke jenjang sekolah dasar,” ungkap Hartati Moha Pagau.
Senada dengan Bupati dan Bunda PAUD, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Boalemo, Ahman Sarman, S.Pd., M.Pd., menyatakan kesiapan jajarannya untuk terus menggerakkan kolaborasi antar-OPD guna mengawal capaian indikator PAUD HI di lapangan.
“Kami di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan siap menjadi motor penggerak bersama OPD terkait lainnya, seperti Dinas Kesehatan dan BKKBN, untuk memastikan layanan pendidikan anak usia dini di Boalemo berjalan terintegrasi, menyentuh aspek kesehatan, pengasuhan, serta pembentukan karakter moral anak sejak dini,” pungkas Ahman Sarman.





















