Tak terima dengan “Ulah” Pabrik Gula, Masyarakat Diloato Blokade jalan

- Jurnalis

Kamis, 4 Februari 2021 - 16:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Pemblokiran jalan oleh masyarakat Diloato kepada aktivitas Pabrik Gula Gorontalo, kini menjadi Perhatian khusus Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.

Pasalnya, dipicu aliran sungai Paguyaman yang terbagi menjadi dua ruas tertutup (menjadi satu_red,) mengakibatkan debit air meningkat dan luapannya merambah ke sungai Ohulingo dan mengancam masyarakat Diloato dan tiga desa tetangganya.

Untuk mengurangi debit air yang mengalir dari sungai Paguyaman ke Sungai Ohulingo, Sebelumnya sudah ada upaya masyarakat sekitar untuk membuka kembali aliran sungai yang sempat tertimbun menjadi dua ruas, namun setelah itu, Pihak perusahaan menimbun kembali untuk akses ke lokasi perkebunan Tebu. Tak terima dengan itu, warga nekat melakukan pemblokiran jalan, hingga perusahaan tidak bisa beraktivitas disekitar kawasan sungai Paguyaman yang melewati desa Diloato.

Ketika diwawancarai, Kepala Desa Diloato, Anton Naki membenarkan adanya pemblokiran oleh masyarakat Diloato. Namun bukan tanpa alasan, itu dilakukan agar Pihak Perusahaan PG mendengarkan keluhan masyarakat yang ingim membuka kembali bekas sungai yang tertutup karena abrasi.

“Masyarakat hanya ingin membuka kembali sungai yang sempat tertutup, yang jika curah hujan meningkat, akan mengancam pemukiman warga. Jika sungai itu dibuka kembali, masyarakat tidak akan melakukan pemblokiran lagi. Lagian yang dilarang adalah melakukan sudetan. Ini kan tidak,’ beber Anton 

Bahkan dirinya menyampaikan, jika pemerintah tidak serius dalam mengambil langkah penyelesaian, maka dirinya yakin Diloato bakal hilang dari peta Boalemo karena abrasi Sungai yang semakin hari semakin mendekati wilayah pemukiman warga.

Baca Juga :  Mulai Besok, Masyarakat dilarang mudik

Senada dengan itu, Kepala Desa Bongo Tua,Syamsudin Khali merasa kesal dengan pernyataan Pihak Perusahaan yang diwakili Sumarno, yang terkesan hanya memikirkan keuntungan perusahaan karena dalam beberapa terakhir tidak beraktivitas.

Pria yang mengaku mengetahui keadaan di lokasi itu, juga membeberkan tidak adanya lagi CSR untuk masyarakat ketika panen tiba.

Sementara itu, Tak ingin masalah itu berlarut, Siang tadi, Pemerintah melalui Kantor Kesbangpol dan linmas Kabupaten Boalemo gelar Rapat Forkopimda untuk mencarikan solusi perihal Pemblokiran jalan oleh masyarakat hingga melahirkan kesimpulan

“Karena mengalami pergeseran hingga 140 M ( 2011-2021). disepakati oleh seluruh Forkopimda dan Perseta rapat,  Masyarakat bisa membuka kembali sungai yang sudah tertutup. Dan jika sudah dibuka, masyarakat tidak lagi melakukan pemblokiran jalan”.

Berita Terkait

Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah
Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu Desa Mustika Kini Jadi Oase Kesehatan Warga
Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit
Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:23 WITA

Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah

Kamis, 2 Juli 2026 - 20:01 WITA

Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu Desa Mustika Kini Jadi Oase Kesehatan Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WITA

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Berita Terbaru