“Baku Tunjuk”. RDP I look Boalemo Ricuh

- Jurnalis

Jumat, 28 Januari 2022 - 21:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Menindaklanjuti aksi yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Boalemo, Rapat Dengar Pendapat (RPD) DPRD bersama sejumlah Pimpinan OPD berakhir saling tunjuk.

Rapat yang berlangsung di ruang Aspirasi DPRD Boalemo Jumat (28/1), dilaksanakan oleh Komisi 2 dan turut dihadiri Koordinator Komisi Lahmudin Hambali yang juga sebagai Wakil Ketua DPRD Fraksi Golkar.

Hal aneh mencuat ketika sebelumnya dalam rapat tersebut, Pemda melalui Kepala Dinas PU, Supandra Nur menyampaikan bahwa Kegiatan tersebut tidak memiliki porsi anggaran.

Namun, seperti dilansir dari media Goupdate.id, Kepala Dinas Pariwisata, Yakop Musa membeberkan terdapat dana hibah sebesar Rp.150.000.000,- untuk pelaksanaan I look Baolemo.

Terpantau, hal itu mengundang salah satu aleg Fakturahman bersuara dengan suara keras hingga saling “Baku Tunjuk ” dengan salah satu Pejabat Pemda.

Tak mau saling mengalah, berdasarkan video yang beredar, adu argumen pun terjadi hingga nampak salah satu anggota DPRD Wahyu Moridu melerai keduanya.

Tak terima, dikatakan “Papancuri”, melalui komentarnya di Postingan Akun Nanang Syawal, akun dengan nama Om Popon Samudera meminta untuk di undang kembali dalam RDP.

Baca Juga :  Sambut I Look. Boalemo terima tamu dari Pemda Parimo

Bahkan dirinya menegaskan untuk undangan RDP selanjutnya untuk menghadirkan (Pihak Pemda,red,) yang laki-laki.

“Kaluar kata Bapancuri, KURANG SAMA JO ‘SAPA YG LEBE BAPANCURI , MINTA RDP ULANG , UNDANG KAMARI TORANG LAKI LAKI,” Isi Komentar dari akun @Om Popon Samudera.

screenshot komentar akun om Popon Samudera di postingan akun nanang syawal.

Sampai berita ini terbit, kami masih berupaya melakukan konfirmasi kepada Bupati Boalemo dan Ketua DPRD Boalemo.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Apresiasi Lokasi KNMP Boalemo, Irjen KKP Beri Sinyal Kehadiran Prabowo Subianto untuk Peresmian

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA