“Kapala Angi”. Polairud Polres Boalemo Bekuk 7 Nelayan Buili

- Jurnalis

Selasa, 30 Agustus 2022 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Satuan Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Boalemo bekuk 7 Pelaku pengrusakan jaring Kapal Nelayan, selasa 30-08-2022.

Praktek-praktek penyerobotan dan pengrusakan oleh ketujuh nelayan yang sering disebut nelayan Buili itu sudah menjadi masalah serius yang merugikan pengusaha Kapal.

Sebelumnya, langkah-langkah musyawarah, mediasi Dinas Kelautan dan Perikanan, hingga RDP Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Boalemo pernah ditempuh sejumlah pengusaha kapal, namun Nelayan Buili tak kunjung berhenti.

Kapolres Boalemo AKBP. Deddy Herman S.IK., melalui Kasat Polairud, IPTU Darli Sitinjak mengatakan, Penangkapan kepada 7 pelaku pengrusakan merupakan tindak lanjut dari Laporan dari salah satu nelayan kapal.

Berdasarkan aduan dari salah satu nelayan, kami (Polairud Polres Boalemo,red) melakukan Patroli dan kami mendapati praktek-praktek penyerobotan dan juga pengrusakan jaring kapal oleh nelayan buili,” kata IPTU Darli.

praktek-praktek pelanggaran nelayan buili terhadap jaring kapal. (ist)

Lebih lanjut, IPTU Darli menerangkan, ketujuh Pelaku merupakan nelayan buili yang didapat di TKP menggunakan 4 Perahu.

semua ada 4 perahu dan mereka ada tujuh orang masing-masing dengan inisial YA,YH,LD,YL,SK,AH, dan OH, semuanya laki-laki dan merupakan warga Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantai,” beber IPTU Darli.

Terpisah, Camat Paguyangan Pantai, Steve Dj Ahaliki ketika dikonfirmasi mengaku akan menindak lanjuti kejadian tersebut.

yang pastinya ini akan saya tindak lanjut melalui Kepala Desa yang dipesisir agar mengundang nelayan-nelayan dan memberi pembinaan agar tidak melakukan Pelanggaran-pelanggaran itu,” tandasnya

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA