Rembuk Budaya Sulutgo digelar di Boalemo

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 13:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis,id (Pemda Boalemo ) – Penjabat Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu S. Pd.,MM., membuka rembuk Budaya merawat budaya demi kehidupan berkelanjutan, bertempat di Villa Kencana obyek Wisata Bolihutuo, Jum’at 06-09-2024.

Pada kesempatan itu, Penjabat Bupati Boalemo Dr. Sherman Moridu menyampaikan terima kasih kepada kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) wilayah 17 dan para delegasi rembuk Kebudayaan  se-provinsi Sulut dan Gorontalo yang telah melaksanakan kegiatan rembuk Budaya di Kabupaten Boalemo.

“Giat ini merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo, Dimana para delegasi rembuk Kebudayaan Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo memilih Kabupaten Boalemo Sebagai tempat Pelaksanaan Rembuk Budaya merawat budaya demi kehidupan berkelanjutan,” kata Sherman Moridu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Sherman Moridu, Kebudayaan merupakan aset yang harus  dilestarikan bersama seluruh stakeholder yang ada.

Pelestarian kebudayaan tidak hanya penghargaan terhadap warisan leluhur, akan tetapi dapat dijadikan modal bagi keberlangsungan kehidupan anak cucu kita,” terang Sherman.

Sehingga, melalui seluruh delegasi yang hadir, Sherman Moridu mengucapkan terima kasih atas persaudaraan yang terjalin dengan baik selama ini.

Daerah kami (Kabupaten Boalemo,ref)  memiliki  sembilan etnis yang terdiri dari suku Bajo, Sasak, Sangihe, Gorontalo, Minahasa, Bali, Arab, Jawa dan Jawa Tondano. Sembilan Etnis ini telah hidup berdampingan dalam kebersamaan dalam bingkai persaudaraan, sehingga daerah ini terlihat sebagai miniature Indonesia. Saat ini, kami sedang berjuang dan mengupayakan pengenalan tenun kerawo dan upiya keranji agar warisan budaya ini tetap lestari,” pungkasnya.

Baca Juga :  Bupati Boalemo Sambut Kunjungan PT. Tokyo Food untuk Pengembangan Program Kakao

Berita Terkait

Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu
“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??
Regulasi “Dikebiri”, Kursi Kadis Dikbud Boalemo Diduga Lahir dari Rahim Prosedur Cacat?
Matinya DPRD Boalemo. Ketika Pengawasan Kehilangan Daya, Legislasi Kehilangan Arah
Bukan Sekadar Timbang Balita, Posyandu Desa Mustika Kini Jadi Oase Kesehatan Warga

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:30 WITA

Cegah Komplikasi Diabetes, Puskesmas Berlian Boalemo Gelar Layanan Prolanis Terpadu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Sabtu, 18 Juli 2026 - 01:28 WITA

“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?

Selasa, 7 Juli 2026 - 00:20 WITA

Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Berita Terbaru

Cerpen

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:19 WITA