Fraksi Persatuan Indonesia Minta Evaluasi Kinerja Keuangan Daerah

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 00:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(BOALEMO) – Fraksi Persatuan Indonesia (F-PI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo menyampaikan sejumlah rekomendasi penting dalam sidang paripurna hari ini, Selasa, 23 September 2025. Pemandangan umum fraksi yang dibacakan oleh Muchsin Abdul Manaf, S.H. ini menekankan perlunya perbaikan dalam pengelolaan keuangan daerah.

Fraksi Persatuan Indonesia meminta Badan Anggaran DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk melakukan penyesuaian terhadap Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2025. Penyesuaian ini harus didasarkan pada hasil evaluasi yang dilakukan oleh Gubernur. Fraksi juga mendesak agar Rencana APBD-P tahun 2025 dapat disetujui dan ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Boalemo.

Baca Juga :  Bentuk Kepedulian Sosial untuk Warga, Keluarga Rusli Habibie dan Idah Syahidah Salurkan 200 Paket Sembako di Botumoito

Dalam pandangannya, Muchsin Abdul Manaf, S.H. mengutarakan empat poin utama yang menjadi sorotan Fraksi Persatuan Indonesia:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Evaluasi Pengelolaan Anggaran: F-PI meminta TAPD mengelola anggaran dengan prinsip efektif, efisien, dan akuntabel. Fraksi berharap hasil pembahasan anggaran ini dapat menjadi pedoman dan dasar bagi Pemerintah Daerah (Pemda) dalam pengelolaan keuangan.
  2. Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD): F-PI mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki proyeksi PAD untuk menggali potensi pendapatan dan melakukan intensifikasi sumber-sumber pendapatan yang ada.
  3. Peningkatan Akurasi Perencanaan Program: Fraksi menekankan pentingnya bagi setiap OPD untuk meningkatkan akurasi perencanaan dan efektivitas pelaksanaan program. Perubahan anggaran harus menjadi momentum perbaikan kinerja, bukan sekadar realokasi anggaran tanpa capaian yang jelas.
  4. Prioritas Kebutuhan Masyarakat: F-PI meminta Pemda untuk menjadikan kebutuhan OPD dan aspirasi masyarakat yang belum terwujud di tahun 2025 sebagai prioritas skala besar dalam APBD Induk tahun 2026.
Baca Juga :  Apakah DAMAI benar "Pica Kongsi"?

Pemandangan umum Fraksi Persatuan Indonesia diakhiri dengan harapan agar Pemda Boalemo selalu menjunjung tinggi martabat dan nilai-nilai kebersamaan untuk menciptakan situasi yang kondusif. Fraksi juga menyampaikan terima kasih atas perhatiannya, diakhiri dengan kalimat penutup yang penuh harapan bagi kemajuan daerah.

Berita Terkait

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini
Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar
Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan
Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi
Kawal Revitalisasi Pendidikan, Bupati Rum Pagau Cek 20 Sekolah di Paguyaman
Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo
Cegah Campak Hingga Difteri, Tim BIAS Puskesmas Belian Turun ke Sekolah-Sekolah
Bupati Rum Pagau Letakkan Batu Pertama KNMP, Nilai Investasi Capai Rp10,8 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:40 WITA

Sinergi SherlyGo dan Bentor BI Melahirkan Dompet Clara: Inovasi Layanan Publik Masa Kini

Jumat, 18 September 2026 - 21:53 WITA

Perubahan APBD 2026 Disepakati, Boalemo Dapat Tambahan Penerimaan Rp30 Miliar

Kamis, 17 September 2026 - 16:29 WITA

Jagung Terbesar, Kemiskinan Masih Tinggi: Rum Pagau Dorong Boalemo Beralih ke Tanaman Tahunan

Rabu, 16 September 2026 - 17:09 WITA

Barcode Ada, Tapi BBM Sulit Didapat: Pemkab Boalemo Soroti Akses Subsidi

Sabtu, 12 September 2026 - 15:18 WITA

Dari Bongo 4, Langkah Baru Menyiapkan Generasi Boalemo

Berita Terbaru