TRILOGIS.ID_(BOALEMO) – Krisis perputaran uang kini menghantam Kabupaten Boalemo. Selama hampir dua bulan terakhir, sirkulasi ekonomi masyarakat melambat tajam akibat belum bergulirnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) yang telah disahkan.
Dampaknya dirasakan langsung oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pelaku usaha kecil.
Tambahan Penghasilan Pegawai (TKD) yang menjadi tumpuan hidup ASN belum juga cair, membuat banyak keluarga harus menahan pengeluaran.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harapan kami hanya di TKD. Kalau gaji saja tidak cukup, bagaimana mau bertahan? Sementara APBD-P belum juga bergerak,” keluh seorang ASN yang enggan disebut namanya.
Kelesuan juga terasa di pasar tradisional. Penjual sayur, pakaian, dan bahan pokok mengeluhkan menurunnya daya beli masyarakat.
“Biasanya kalau hari pasar ramai, sekarang sepi sekali. Orang beli pun serba hemat,” ujar Anai, pedagang di Pasar Tilamuta seperti dilansir dari Goupdate.id
Situasi ini menunjukkan betapa kuatnya ketergantungan ekonomi Boalemo pada belanja pemerintah. Saat anggaran tersendat, denyut ekonomi daerah pun melemah.
BKAD Klarifikasi: Proses APBD-P Sedang Dikebut
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Daerah melalui Badan Keuangan dan Anggaran Daerah (BKAD)memberikan klarifikasi.
Pihak BKAD menjelaskan bahwa keterlambatan penggunaan APBD-P bukan karena kelalaian daerah, melainkan karena hasil evaluasi dari pemerintah provinsi baru diterima beberapa waktu lalu.
“Belum lama ini kami baru menerima hasil evaluasi soal APBD-Perubahan, kita upayakan semua,” jelas perwakilan BKAD.
BKAD memastikan tengah mempercepat seluruh proses administrasi agar realisasi anggaran, termasuk pembayaran tagihan dan TKD, dapat segera dilaksanakan.
“Kendati demikian, kami berupaya agar seluruh prosesnya bisa selesai secepat mungkin agar perputaran uang di masyarakat kembali normal,” tegas pihak BKAD.
Dengan langkah percepatan tersebut, pemerintah berharap roda ekonomi Boalemo kembali bergerak dan tekanan terhadap ASN maupun pelaku usaha dapat segera mereda.



















