BOALEMO, Trilogis.id – Isu dugaan penipuan terkait praktik jual beli kelulusan Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Kementerian Hukum dan HAM tahun 2024 yang menyeret nama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Boalemo, kini mendapat respons tegas dari pihak Lapas. Kalapas Boalemo, Agus Risdianto, angkat bicara dan membeberkan hasil pemeriksaan internal yang telah dilakukan.
Sejam setelah kabar mengenai dugaan praktik tersebut mencuat, Kalapas Agus Risdianto segera memerintahkan dan melakukan pemeriksaan internal terhadap jajarannya. Dari hasil pengumpulan informasi dan pemeriksaan yang dilakukan, pihak Lapas Boalemo membantah adanya praktik penipuan atau jual beli kelulusan CPNS di lingkungannya.
“Kami sudah melakukan pemanggilan dan pemeriksaan internal. Dari hasilnya tidak ada sama sekali praktik yang disebutkan (penipuan atau jual beli kelulusan CPNS hingga permintaan sejumlah uang),” ungkap Kalapas Boalemo, Agus Risdianto, dalam keterangannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Agus Risdianto juga menambahkan bahwa dirinya telah memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Lapas Boalemo untuk senantiasa menghindari praktik-praktik yang dilarang dalam aturan perundang-undangan.
“Kita bekerja diproteksi oleh aturan, etika, dan disiplin. Jadi saya selalu menekankan kepada seluruh jajaran untuk menghindari hal-hal demikian,” tegas Kalapas. Imbauan ini, menurut informasi, disampaikan langsung oleh Kalapas saat apel pulang pada Senin, 28 Juli 2025.
Dengan klarifikasi ini, Lapas Kelas IIB Boalemo berharap dapat meluruskan informasi yang beredar di masyarakat dan menegaskan komitmennya terhadap integritas serta profesionalisme dalam setiap aspek, termasuk dalam isu yang berkaitan dengan rekrutmen CASN.

















