Trilogis.id ( Boalemo) — Penegakan disiplin berlalu lintas di Boalemo semakin efektif dengan digelarnya Operasi Otanaha secara gabungan di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Boalemo, Rabu (23/7/2025).
Operasi ini tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga langsung memprosesnya melalui mekanisme persidangan terbuka di tempat, sebuah inovasi pelayanan yang patut diapresiasi.
Operasi ini menunjukkan sinergi kuat antarinstansi, melibatkan unsur-unsur penting seperti TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri Boalemo, Pengadilan Negeri Tilamuta, serta dukungan dari Bank BRI Cabang Tilamuta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seluruh unsur tersebut hadir langsung di lokasi, memastikan setiap tahapan penindakan hingga penyelesaian perkara berjalan sesuai fungsinya.
KBO Satlantas Polres Boalemo, IPDA Rivo Mandagi, menjelaskan hasil operasi tersebut. Pihaknya berhasil menindak tujuh pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.
“Dari tujuh pelanggar, satu di antaranya tidak memiliki SIM, empat orang tidak menggunakan sabuk pengaman, satu pelanggaran muatan berlebih, dan satu lagi tidak menggunakan helm,” rinci IPDA Rivo.
Yang menarik, seluruh pelanggar tidak perlu repot. Setelah didata oleh Baur Tilang, berkas mereka langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tilamuta. Proses sidang pun segera dilaksanakan secara terbuka di halaman Mapolres Boalemo, dipimpin langsung oleh hakim dari Pengadilan Negeri Tilamuta.
IPDA Rivo menekankan bahwa sidang di tempat ini merupakan terobosan yang dirancang untuk memudahkan masyarakat.
“Ini untuk mempermudah masyarakat. Jadi prosesnya langsung satu pintu,” ujarnya.
Inovasi ini memangkas birokrasi, di mana pelanggar tidak perlu lagi bolak-balik ke pengadilan maupun kantor kejaksaan.
“Setelah disidang dan dijatuhi sanksi, pelanggar bisa langsung membayar denda di loket Bank BRI yang disediakan di lokasi. Barang bukti juga bisa langsung diambil di meja Kejaksaan,” tambah Rivo, menyoroti efisiensi yang ditawarkan sistem ini.
Lebih dari sekadar penegakan hukum, IPDA Rivo juga menyoroti aspek edukasi dari kegiatan ini.
“Kita ingin masyarakat semakin tertib berlalu lintas. Tujuan akhirnya adalah keselamatan bersama,” pungkasnya, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan seluruh pengguna jalan di Boalemo.

















