Operasi Otanaha di Boalemo: Sinergi Penegak Hukum Hadirkan Sidang Tilang di Tempat

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 23:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id ( Boalemo) — Penegakan disiplin berlalu lintas di Boalemo semakin efektif dengan digelarnya Operasi Otanaha secara gabungan di depan Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Boalemo, Rabu (23/7/2025).

Operasi ini tidak hanya menindak pelanggar, tetapi juga langsung memprosesnya melalui mekanisme persidangan terbuka di tempat, sebuah inovasi pelayanan yang patut diapresiasi.

Operasi ini menunjukkan sinergi kuat antarinstansi, melibatkan unsur-unsur penting seperti TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perhubungan, Kejaksaan Negeri Boalemo, Pengadilan Negeri Tilamuta, serta dukungan dari Bank BRI Cabang Tilamuta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh unsur tersebut hadir langsung di lokasi, memastikan setiap tahapan penindakan hingga penyelesaian perkara berjalan sesuai fungsinya.

KBO Satlantas Polres Boalemo, IPDA Rivo Mandagi, menjelaskan hasil operasi tersebut. Pihaknya berhasil menindak tujuh pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas.

Dari tujuh pelanggar, satu di antaranya tidak memiliki SIM, empat orang tidak menggunakan sabuk pengaman, satu pelanggaran muatan berlebih, dan satu lagi tidak menggunakan helm,” rinci IPDA Rivo.

Yang menarik, seluruh pelanggar tidak perlu repot. Setelah didata oleh Baur Tilang, berkas mereka langsung dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tilamuta. Proses sidang pun segera dilaksanakan secara terbuka di halaman Mapolres Boalemo, dipimpin langsung oleh hakim dari Pengadilan Negeri Tilamuta.

Baca Juga :  Melki Noho minta Kapolres Boalemo Evaluasi Kinerja Kapolsek Botumoito

IPDA Rivo menekankan bahwa sidang di tempat ini merupakan terobosan yang dirancang untuk memudahkan masyarakat.

Ini untuk mempermudah masyarakat. Jadi prosesnya langsung satu pintu,” ujarnya.

Inovasi ini memangkas birokrasi, di mana pelanggar tidak perlu lagi bolak-balik ke pengadilan maupun kantor kejaksaan.

Setelah disidang dan dijatuhi sanksi, pelanggar bisa langsung membayar denda di loket Bank BRI yang disediakan di lokasi. Barang bukti juga bisa langsung diambil di meja Kejaksaan,” tambah Rivo, menyoroti efisiensi yang ditawarkan sistem ini.

Lebih dari sekadar penegakan hukum, IPDA Rivo juga menyoroti aspek edukasi dari kegiatan ini.

Kita ingin masyarakat semakin tertib berlalu lintas. Tujuan akhirnya adalah keselamatan bersama,” pungkasnya, menegaskan bahwa operasi ini bertujuan jangka panjang untuk meningkatkan kesadaran hukum dan keselamatan seluruh pengguna jalan di Boalemo.

Berita Terkait

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas
Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat
Pemerintah Hadir: Lahmudin “Pasang Badan” soal Penanganan Banjir di Mohungo

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:27 WITA

Ngutang Lagi? Ketika Raja dan Penjaga Gerbang Mengawal 25 Keping Emas

Jumat, 24 April 2026 - 18:40 WITA

Menakar Integritas Seleksi Jabatan di Boalemo, Antara Meritokrasi dan Bayang-Bayang Nepotisme

Berita Terbaru