Trilogis (PKM Berlian) – Memastikan perlindungan kesehatan anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), Puskesmas Berlian melaksanakan aksi Catch-Up Campaign atau Imunisasi Kejar Serentak di Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.
Kegiatan ini menyasar sedikitnya 24 anak yang teridentifikasi belum mendapatkan atau belum melengkapi status imunisasi dasarnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menyukseskan agenda nasional transformasi kesehatan.
Sinkronisasi dengan Program Kemenkes
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Kesehatan RI untuk menutup kesenjangan imunitas (immunity gap) yang terjadi pasca pandemi. Melalui program Imunisasi Kejar ini, Puskesmas Berlian berfokus pada pemberian vaksin yang sempat tertunda, seperti OPV, IPV, hingga campak-rubela.
Kepala Puskesmas Berlian menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan target Kemenkes untuk mencapai cakupan imunisasi dasar lengkap minimal 95% di seluruh tingkatan wilayah.
Target 24 Anak di Desa Diloato
Pemilihan Desa Diloato sebagai lokasi sasaran didasarkan pada data by name by address yang menunjukkan adanya 24 anak yang masuk dalam kategori drop out imunisasi atau zero dose. Petugas kesehatan dari Puskesmas Berlian melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kekebalan kelompok (herd immunity).
“Setiap anak adalah aset bangsa. Kehilangan satu dosis imunisasi berarti memberikan celah bagi virus untuk menyerang. Melalui Catch-Up Campaign ini, kami memastikan 24 sasaran di Desa Diloato ini mendapatkan hak kesehatan mereka secara utuh,” ujar pihak Puskesmas Berlian.
Langkah Preventif Melindungi Masyarakat
Kemenkes RI terus menekankan bahwa imunisasi kejar adalah cara paling efektif untuk mencegah KLB (Kejadian Luar Biasa) seperti polio, difteri, dan campak. Dengan keberhasilan imunisasi kejar di tingkat desa seperti Diloato, diharapkan ketahanan kesehatan di Kabupaten Boalemo semakin kokoh.
Pemerintah Desa Diloato turut mendukung penuh kegiatan ini dengan menggerakkan kader Posyandu untuk membantu proses pendataan dan pendampingan saat imunisasi berlangsung. Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Boalemo sehat dan bebas dari ancaman penyakit menular.

















