PKM Berlian Gelar CUC di Desa Diloato, Pastikan Anak Boalemo Terproteksi Imunisasi Lengkap

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 14:05 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (PKM Berlian) Memastikan perlindungan kesehatan anak dari penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), Puskesmas Berlian melaksanakan aksi Catch-Up Campaign atau Imunisasi Kejar Serentak di Desa Diloato, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo.

Kegiatan ini menyasar sedikitnya 24 anak yang teridentifikasi belum mendapatkan atau belum melengkapi status imunisasi dasarnya. Langkah ini merupakan bagian dari upaya masif Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menyukseskan agenda nasional transformasi kesehatan.

Sinkronisasi dengan Program Kemenkes

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari arahan Kementerian Kesehatan RI untuk menutup kesenjangan imunitas (immunity gap) yang terjadi pasca pandemi. Melalui program Imunisasi Kejar ini, Puskesmas Berlian berfokus pada pemberian vaksin yang sempat tertunda, seperti OPV, IPV, hingga campak-rubela.

Baca Juga :  Meriah.! Dikes Boalemo Sukses Canangkan Pencanangan HKN Ke-58

Kepala Puskesmas Berlian menjelaskan bahwa program ini sejalan dengan target Kemenkes untuk mencapai cakupan imunisasi dasar lengkap minimal 95% di seluruh tingkatan wilayah.

Target 24 Anak di Desa Diloato

Pemilihan Desa Diloato sebagai lokasi sasaran didasarkan pada data by name by address yang menunjukkan adanya 24 anak yang masuk dalam kategori drop out imunisasi atau zero dose. Petugas kesehatan dari Puskesmas Berlian melakukan pendekatan persuasif kepada orang tua untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya kekebalan kelompok (herd immunity).

Setiap anak adalah aset bangsa. Kehilangan satu dosis imunisasi berarti memberikan celah bagi virus untuk menyerang. Melalui Catch-Up Campaign ini, kami memastikan 24 sasaran di Desa Diloato ini mendapatkan hak kesehatan mereka secara utuh,” ujar pihak Puskesmas Berlian.

Langkah Preventif Melindungi Masyarakat

Baca Juga :  Lahan Hutan Kritis di Boalemo capai 32% dari luas wilayah

Kemenkes RI terus menekankan bahwa imunisasi kejar adalah cara paling efektif untuk mencegah KLB (Kejadian Luar Biasa) seperti polio, difteri, dan campak. Dengan keberhasilan imunisasi kejar di tingkat desa seperti Diloato, diharapkan ketahanan kesehatan di Kabupaten Boalemo semakin kokoh.

Pemerintah Desa Diloato turut mendukung penuh kegiatan ini dengan menggerakkan kader Posyandu untuk membantu proses pendataan dan pendampingan saat imunisasi berlangsung. Sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan kesadaran masyarakat diharapkan mampu mewujudkan Boalemo sehat dan bebas dari ancaman penyakit menular.

 

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Senin, 18 Mei 2026 - 18:55 WITA

Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA