Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (PKM BERLIAN) Puskesmas Berlian kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya bagi para penderita penyakit kronis. Pada kamis, 21 Mei 2026, Puskesmas Berlian sukses menyelenggarakan rangkaian kegiatan Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) yang ditujukan khusus bagi kelompok pasien diabetes melitus.

Rangkaian acara yang berlangsung di halaman dan ruang pertemuan Puskesmas Berlian ini diikuti dengan antusias oleh puluhan peserta prolanis.

Pemeriksaan Kesehatan Ketat Sebelum Senam

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan seluruh peserta dalam kondisi aman sebelum melakukan aktivitas fisik, tim medis Puskesmas Berlian memberlakukan pemeriksaan kesehatan yang ketat di awal acara.

Setiap pasien wajib melewati beberapa tahapan pemeriksaan, di antaranya:

  • Pemeriksaan Tekanan Darah (Tensi): Untuk memantau stabilitas kardiovaskular peserta.
  • Pemeriksaan Penunjang Lainnya: Meliputi pengecekan berat badan, serta pemantauan kondisi fisik harian pasien diabetes.

Pemeriksaan awal ini sangat krusial bagi pasien diabetes. Kita harus memastikan angka tensi dan kondisi umum mereka stabil sebelum mengikuti senam bersama agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar salah satu tenaga medis Puskesmas Berlian.

Senam Bersama dan Edukasi Penyakit Tidak Menular (PTM)

Baca Juga :  Prestasi Lagi, Dikes Boalemo tempati tertinggi Capaian PIN Polio se- Gorontalo

Setelah dinyatakan lolos pemeriksaan dan dalam kondisi bugar, para peserta bersama-sama mengikuti sesi senam Prolanis. Gerakan senam yang dirancang khusus ini bertujuan untuk menjaga kebugaran fisik, melancarkan peredaran darah, dan membantu mengontrol kadar gula darah bagi penderita diabetes.

Baca Juga :  Iksan Ahmad : Sekretaris Pemuda Muhamadiyah jangan asal bicara

Tidak berhenti di situ, setelah keringat bercucuran dan tubuh kembali rileks, kegiatan dilanjutkan dengan sesi penyuluhan kesehatan. Pada kesempatan kali ini, tim promosi kesehatan Puskesmas Berlian memberikan edukasi mendalam mengenai:

  1. Bahaya Merokok: Dampak buruk rokok yang dapat memperparah komplikasi pada pasien diabetes.
  2. Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM): Strategi gaya hidup sehat untuk mencegah perburukan penyakit kronis lainnya.

Melalui kegiatan Prolanis yang komprehensif ini, Puskesmas Berlian berharap para pasien diabetes tidak hanya mendapatkan perawatan medis, tetapi juga mandiri dan bijak dalam menjaga pola hidup sehat sehari-hari.

Penulis : Reyn Daima

Sumber Berita: Promkes PKM Berlian

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA