Trilogis.id (BOALEMO) – Kabupaten Boalemo sukses memposisikan diri sebagai magnet baru bagi para pencinta otomotif di Provinsi Gorontalo. Keberhasilan penyelenggaraan event Drag Race selama tiga hari di Desa Hungayonaa yang resmi ditutup oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, pada Minggu (17/5/2026), menjadi bukti nyata bahwa olahraga pemacu adrenalin ini mampu membawa dampak positif yang masif bagi daerah.
Kerja sama apik antara panitia lokal dan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Gorontalo ini tidak hanya sukses menjadi wadah penyaluran bakat generasi muda, tetapi juga berhasil memicu efek domino (multiplier effect) yang signifikan terhadap roda perekonomian lokal, sektor perhotelan, dan eksistensi Boalemo di kancah regional.
Efek Domino Otomotif bagi Ekonomi dan Perhotelan
Daya tarik event balap terbukti ampuh mendatangkan massa dalam jumlah besar. Selama tiga hari gelaran, ribuan penonton, pembalap, dan kru dari berbagai daerah memadati Desa Hungayonaa. Pergerakan massa ini langsung berdampak manis pada ekosistem ekonomi sekitar.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lonjakan Sektor Perhotelan: Penginapan dan hotel di sekitar Boalemo mengalami peningkatan okupansi yang drastis akibat banyaknya tim balap dan wisatawan luar daerah yang membutuhkan akomodasi selama pergelaran berlangsung.
Geliat UMKM Lokal: Pedagang makanan, minuman, hingga penyedia jasa transportasi lokal meraup omzet berkali-kali lipat dibanding hari biasa berkat padatnya pengunjung di area sirkuit.
Menjaga Eksistensi Melalui Agenda Berkelanjutan
Melihat kesuksesan besar ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo tidak ingin momentum berlalu begitu saja. Kepercayaan yang diberikan oleh Ketua IMI Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, dijadikan pijakan bagi Boalemo untuk memperkuat eksistensinya sebagai “rumah” bagi ajang otomotif bergengsi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lahmuddin Hambali menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan IMI dan menegaskan komitmen Pemda untuk terus mendukung agenda otomotif yang berkelanjutan.
“Terima kasih kepada Ketua IMI Provinsi Gorontalo yang telah mempercayakan Kabupaten Boalemo. Insya Allah, Boalemo akan kembali menjadi tuan rumah untuk event berikutnya,” ujar Lahmuddin.
Sebagai bukti keseriusan dalam menjaga eksistensi daerah, Pemkab Boalemo kini tengah bersiap menyambut agenda besar selanjutnya. Atas arahan Bupati, Boalemo dijadwalkan akan menggelar event Grasstrack pada Juli 2026 mendatang yang berlokasi di destinasi wisata unggulan, Pantai Bolihutuo.
Infrastruktur dan Pemilihan Lokasi yang Strategis
Kesuksesan drag race tahun ini juga tidak lepas dari kejelian panitia dalam memilih lokasi. Lahmuddin membeberkan bahwa sebelum Desa Hungayonaa ditetapkan, ada beberapa alternatif lokasi yang dipertimbangkan. Namun, setelah pemantauan ketat bersama tim teknis IMI, Desa Hungayonaa dinilai sebagai sirkuit non-permanen yang paling representatif dan aman.
“Atas dasar hasil peninjauan tersebut, Desa Hungayonaa dipilih sebagai lokasi terbaik, dan alhamdulillah kegiatan selama tiga hari ini dapat berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Melalui sinergi antara olahraga otomotif, pengembangan atlet muda, dan promosi pariwisata (sport tourism), Boalemo kini siap melangkah lebih jauh. Dukungan anggaran dan koordinasi lintas sektor pun segera digenjot demi memastikan event-event masa depan mampu mengatrol ekonomi lokal dan terus melambungkan nama Kabupaten Boalemo di pentas nasional.



















