Trilogis (Pemda Boalemo) – Kondisi geografis Desa Mohungo yang rentan terdampak banjir setiap kali hujan deras mengguyur lebih dari satu jam, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Boalemo. Menindaklanjuti hal tersebut, Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, turun langsung meninjau bantaran sungai di Desa Mohungo, Kecamatan Tilamuta, Senin (13/04).
Kunjungan lapangan ini dilakukan untuk mematangkan rencana pembangunan embung yang diproyeksikan menjadi solusi permanen dalam mengendalikan debit air sungai yang kerap meluap ke permukiman warga.
Respons Cepat Atas Keluhan Masyarakat
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga Desa Mohungo selama ini memang dihantui rasa cemas setiap kali intensitas curah hujan meningkat. Pasalnya, hanya dalam durasi satu jam hujan lebat, luapan sungai seringkali tidak terbendung dan merendam rumah-rumah warga.
Rencana pembangunan embung ini merupakan hasil konkret dari koordinasi maraton yang dilakukan Pemkab Boalemo bersama DPRD ke Direktorat Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum (PU) RI beberapa waktu lalu. Pemerintah pusat merespons laporan tersebut dengan meminta daerah segera menyiapkan lahan teknis sebagai syarat utama pembangunan fisik.
Gotong Royong Menyiapkan Lahan
Dalam peninjauan yang didampingi oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Pemerintah Desa Mohungo ini, Wakil Bupati menekankan pentingnya dukungan masyarakat lokal.
“Kami turun langsung untuk memastikan kesiapan lokasi. Pemerintah daerah juga segera mengagendakan pertemuan khusus dengan warga yang bermukim di bantaran sungai guna membahas langkah-langkah teknis selanjutnya,” ujar Lahmuddin Hambali.
Solusi Jangka Panjang dari Pusat
Meskipun pengerjaan fisik nantinya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat melalui balai terkait, peran aktif masyarakat dalam mendukung pembebasan atau penyiapan lahan menjadi kunci utama agar proyek ini segera terealisasi.
“Pembangunan embung ini adalah solusi jangka panjang. Kita ingin masyarakat Mohungo tidak lagi merasa was-was setiap kali hujan turun. Dengan pengelolaan debit air yang baik melalui embung, risiko banjir di Kecamatan Tilamuta secara keseluruhan dapat kita tekan secara signifikan,” tutup Wakil Bupati.
Diharapkan dengan adanya sinergi antara pusat, daerah, dan partisipasi warga, pembangunan embung Desa Mohungo dapat segera rampung dan menjadi benteng pertahanan bagi wilayah Tilamuta dari ancaman banjir tahunan.

















