Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Penjabat Bupati Boalemo Dr.Sherman Moridu,S.Pd,MM melantik 24 orang Pejabat pimpinan Tinggi Pratama dilingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo, bertempat di Pendopo Kantor Bupati, selasa 22-08-2023
Pelantikan tersebut disaksikan Pj.Sekretaris Daerah Supandra Nur,ST, Pj.Ketua TP.PKK Kab.Boalemo Dr.Heldy Vanny Alam,S.Pd,M.Si, Plt.Kepala BKD – Diklat Kab.Boalemo Joice Primansyah Abdullah,S.Sos dan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo.
“Pelantikan hari ini perlu diketahui dan harus didalami secara mendalam, karena pelantikan ini adalah hasil pemikiran dan diskusi panjang, kami tidak ingin hanya sekedar melantik atau hanya formalitas saja. Saya ingin dari pelantikan ini mampu membuat program-program yang dapat memberikan energi bagi Kabupaten Boalemo”.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal itu menjadi penekanan Penjabat Bupati Boalemo Dr.Sherman Moridu dalam sambutannya ditengah-tengah giat pelantikan.
Sherman membeberkan, dengan kondisi waktu yang sedikit ini memasuki akhir tahun 2023, Tokoh yang visioner dengan dunia pendidikan itu meminta peningkatan kinerja dan tanggung jawab dalam melayani masyarakat.
“Mari kita pacu dan kita kejar untuk mewujudkan kinerja kita, dan ini menjadi tanggung jawab moril kita bersama. Sehingga dari hasil pelantikan ini mampu membuat program-program mampu membuat terobosan dan mampu membuat inovasi. Apalagi saat ini kita Pemerintah Daerah dituntut harus menghapus kemiskinan ekstrim dan penurunan stunting harus berada 14% di tahun 2024,” kata Pj.Bupati
Hal itu dimaksudkan bahwa ditahun 2045 atau kita memperingati 100 tahun Indonesia merdeka, kita sudah menghadapi bonus demokrafi. Tentunya kita diharapkan oleh negara,agar daerah-daerah tidak gagal untuk menerima bonus demokrafi dan ini menjadi catatan penting bagi kita semua.
“Saya berharap kepada para pejabat yang baru dilantik agar mampu membuat gagasan-gagasan,terobosan-terobosan dan inovasi untuk mewujudkan Pembangunan Daerah Kabupaten Boalemo serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat?” pungkasnya.




















