Pj. Bupati Sherman Moridu dalam pusaran, antara Infiltrasi atau konspirasi

- Jurnalis

Kamis, 18 April 2024 - 09:51 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Opini)  – Jabatan Sherman Moridu sebagai Penjabat Bupati di Kabupaten Boalemo akan segara berakhir. Namun nama Sherman Moridu masih diusulkan kembali oleh DPRD Boalemo untuk tetap menjabat sebagai Bupati Boalemo.

Masih kuat ingatan kita Pj Bupati Boalemo Sherman Moridu diseret-seret pada persoalan korupsi yang beberapa kali dilaporkan ke aparat penegak hukum.

Sebelum dirinya menjabat Bupati Boalemo, nama Sherman Moridu diseret pada Dugaan Pungli Sertifikasi Guru yang dilaporkan ke Pihak Polres Boalemo, namun kemudian telah terbit SP3.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Soal polemik beasiswa studi. Pj Bupati Boalemo di demo berulang kali oleh sejumlah mahasiswa karena dirinya yang pada waktu itu sebagai sekretaris daerah malah ikut menerima beasiswa untuk jenjang doktornya.

Selain itu, pada saat dirinya menjabat sekda Boalemo, ada anggaran makan minum kurang lebih Rp 400 juta di Sekretariat Daerah Boalemo yang jadi temuan BPK RI.

Belum lagi soal dugaan pungli Korpri yang pernah bergulir di Kejaksaan Negri Boalemo. Nama Pj Bupati Boalemo juga ikut terseret dan hingga saat ini kasus tersebut berhenti begitu saja.

Baca Juga :  Bianglala Alun-alun Tilamuta Resmi di buka untuk umum

Parahnya, Pj Bupati Boalemo itu pernah mengeluarkan surat sakti sebagai jaminan kepada oknum ASN tersangka korupsi untuk tidak ditahan.

Tidak hanya itu, Kabupaten Boalemo saat di pimpin putra daerah itu sering dihebohkan dengan kasus oknum Kepala Desa yang terlibat perselingkuhan bahkan perzinahan yang sempat membuat gaduh masyarakat. Namun sayangnya. Persoalan itu hingga saat ini tidak selesai. Parahnya Oknum Kepala Desa tersebut masih dipertahankan oleh Pj Bupati Sherman Moridu.

Puncaknya, adalah gaji tenaga kontrak yang harusnya sudah diterima, malah mengalami keterlambatan. Lantas, apa yang membedakan Pj Bupati Sherman Moridu dengan Pj Bupati sebelumnya?.

Memang tak bisa kita pungkiri, ditengah krisis kepemimpinannya, Pj Bupati Sherman Moridu beberapa kali juga meraih prestasi di bidang pelayanan penilaian Ombudsman.

Namun kita lupa, dibawah kepemimpinan Pj Sherman Moridu, Boalemo masuk pada kategori Sangat Rentan pada Survei Penilaian Integritas tahun 2023 oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dibeberapa kategori, seperti Resiko Penggunaan Fasilitas Kantor, Resiko Pungli dan Gratifikasi, Resiko Nepotisme dalam Pengelolaan SDM, Resiko pengelolaan PBJ sangat tinggi. Walhasil, hal tersebut tidak terekspos ke permukaan.

Baca Juga :  Jelang HUT Boalemo, Dr. Sherman Moridu sentil Disiplin ASN

Rentetan persoalan ini membuktikan bahwa kepemimpinan Pj Sherman Moridu sebagai Penjabat Bupati tidak baik-baik saja. Krisis kepemimpinan ini harusnya bisa ditanggapi dengan bijak oleh DPRD sebagai pertimbangan usulan siapa yang pantas menjadi Pj Bupati Boalemo.

Namun sayangnya, DPRD yang harusnya sebagai keterwakilan suara rakyat itu seperti menutup mata dan telinganya dan malah mengusulkan kembali Sherman Moridu untuk menjabat Bupati Boalemo.

Dalam kondisi ini, tidak ada yang bisa menentukan siapa Pj Bupati setelah Suherman Moridu. Namun, Kementrian Dalam Negri harusnya sudah bisa melihat beberapa kritik masyarakat terhadap kepemimpinan Pj Sherman Moridu untuk pertimbangan layak tidaknya untuk di pertahankan.

Pada akhirnya, jika Pj Bupati Sherman Moridu tetap dipertahankan oleh Kementerian Dalam Negeri, masyarakat Boalemo kembali menanggung kepahitan harapan kosong terhadap pemimpin dan para pemangku kepentingan di daerah ini.

Berita Terkait

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Berita Terbaru