Trilogis.id (Boalemo) – Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar kegiatan Pembinaan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) tingkat Kabupaten Boalemo, Selasa (27/5/2025).
Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, yang hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada Kesbangpol atas inisiatif pembinaan ini. Ia menekankan pentingnya peran Ormas dalam mendukung kerja-kerja pemerintah daerah.
“Kami mengapresiasi langkah Kesbangpol karena kami sadar bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami berharap Ormas dapat membantu meminimalisir berbagai persoalan sosial yang terjadi di masyarakat,” ujar Bupati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mencontohkan kasus pelecehan dan permasalahan sosial lainnya yang terjadi di Kabupaten Boalemo. Bupati berharap Ormas, terutama yang bernuansa keagamaan dan keislaman, dapat menjadi media edukasi untuk menekan angka kekerasan dan pelecehan.
“Saya tahu organisasi ibu-ibu Muslimat ini aktif dalam berbagai kegiatan. Saya minta agar dalam setiap kegiatannya disampaikan pesan-pesan penting, agar para ibu dapat lebih mengontrol dan menjaga anak-anaknya,” lanjutnya.
Bupati juga mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan agar bersinergi dengan pemerintah dalam menjaga stabilitas dan mendukung program-program pembangunan yang tengah dijalankan.
Sebelumnya, Kepala Badan Kesbangpol, Asni Yusuf Abubakar, M.Si., dalam laporannya menyampaikan bahwa dari sekitar 100 organisasi yang terdata, hasil verifikasi menunjukkan hanya sekitar 51 Ormas yang masih aktif menjalankan kegiatan.
Sementara itu, Kabid Politik dan Ormas, Albahkrein Umar, S.E., menegaskan bahwa Ormas memiliki peran strategis sebagai sarana penyalur aspirasi masyarakat yang berlandaskan Pancasila. Ia juga mengingatkan pentingnya legalitas dan keteraturan administrasi.
“Berdasarkan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2013 tentang Organisasi Kemasyarakatan, serta Permendagri Nomor 57 Tahun 2017 tentang Pendaftaran dan Pengelolaan Sistem Informasi Organisasi Kemasyarakatan, kami meminta Ormas yang kepengurusannya sudah tidak aktif agar segera memperbarui dokumen organisasi. Hal ini penting untuk pelaporan Kesbangpol kepada pemerintah pusat,” jelasnya



















