Sutriyani Lumula : Selamatkan Indonesia dengan ikut Vaksinasi

- Jurnalis

Rabu, 26 Mei 2021 - 17:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Vaksin merupakan salah satu upaya Pemerintah Pusat yang kemudian ditindak lanlnjuti oleh Pemerintah Daerah guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Namun, Beredarnya kabar tak baik, bertebarannya Hoax tentang Vaksinasi di media sosial dengan menggunakan akun palsu dan buah bibir Vaksin bisa mengakibatkan kematian ditengah masyarakat, kini mendapat tanggapan dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo.

Ditemui disela-sela kegiatan Gebyar Vaksinasi untuk Lansia Tingkat Kabupaten Boalemo (Selasa 25/5), Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo menepis isu tentang kematian yang disebabkan oleh vaksin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Vaksinasi yang dilakukan oleh Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid 19 menuai tanggapan yang berbeda dari kalangan masyarakat setelah adanya beberapa kasus kematian yang diduga berasal dari vaksin tersebut.

“Saya tekankan, angka kematian akibat dari vaksinasi ini kasusnya 0% untuk kabupaten Boalemo. jadi tidak ada kematian sama sekali,” kata Sutriyani Lumula saat diwawancarai.

Lebih jelas Sutriyani menuturukan bahwa dampak yang ditimbulkan oleh vaksinasi itu sendiri, adalah reaksi penolakan tubuh yang menimbulkan gejala pusing dan tentu tidak akan berakhir pada kematian.

“Untuk dampak vaksinasi saya kira ini adalah sesuatu hal yang normatif, namanya vaksin ini adalah merupakan hal sesuatu bakteri yang dilemahkan yang dimasukan kedalam tubuh manusia, nah ketika tubuh ini dimasuki sesuatu yang asing atau benda asing yang masuk, tentu ada gejala-gejala penolakan, nah gejala penolakan ini seperti ada gejala pusing,” jelasnya

Bahkan, Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), Kabupaten Boalemo hanya berada pada angka 0,1 %. untuk itu dirinya meminta kepada seluruh masyarakat Boalemo agar tidak khawatir dan termakan dengan informasi yang tidak kredibel.

“Kejadian angka KIPI kita itu hanya 0,1 persen, dan kejadian KIPI yang ada Alhamdulillah sekarang dalam keadaan sehat walafiat jadi tidak ada yang perlu di khawatirkan oleh seluruh masyarakat yang ada di Boalemo. Mari sama-sama kita selamatkan Indonesia dengan ikut vaksinasi. Ucap Sutriyani Lumula.

Terakhir, Sutriyani berharap, masyarakat dapat  bahu membahu mendukung program vaksinasi covid 19, dan bisa memberikan informasi yang tepat serta mengajak masyarakat agar bisa ikut vaksinasi guna mewujudkan Kabupaten Boalemo Zero Covid-19.

“Jadi saya berharap teman-teman agar bisa memberikan edukasi dan informasi yang tepat untuk memberikan kepercayaan diri dari seluruh masyarakat kita,” Pungkasnya.

Baca Juga :  Vaksinasi Boalemo dimulai, Cek disini siapa saja yang wajib menerima.

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA