Tak sesuai harapan dan jelas kelanjutannya, Jembatan Gantung Labiya putuskan Layanan Kesehatan dan Pendidikan?

- Jurnalis

Rabu, 7 Juni 2023 - 15:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda) – Berharap menjadi solusi untuk bisa memudahkan akses masyarakat, Nyatanya pembangunan jembatan gantung penghubung dua desa di kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo tak bisa digunakan.

Terlihat di lapangan, pekerjaan jembatan gantung yang menjadi akses utama warga tersebut hanya pondasi dan tiang jembatan yang dibangun tanpa dilengkapi kompenen lainnya.

Masyarakat setempat mengaku, bahwa pekerjaan yang terinformasi merupakan Aspirasi dari Anggota DPRD Kabupaten Boalemo itu bertempat didusun Labiya desa Dulupi kecamatan Dulupi hanya dikerjakan 60 hari kalender.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

So lama ini ta berenti pak, so berbulan-bulan cuman bagitu,” Ungkap salah satu warga sekitar lokasi jembatan, pada Kamis (1/6/2023).

Akibat pekerjaan tak sesuai harapan masyarakat itu, hingga saat ini anak-anak SD dan SMP sering tidak masuk sekolah dikala musim penghujan dikarenakan tidak adanya akses jalan alternatif selain menyebrang sungai, belum lagi jika masyarakat yang harus segera mendapatkan pelayanan kesehatan seperti ibu melahirkan.

lalu ada jembatan pak, cuma waktu banjir, so anyur dibawa banjir. Kalo sekarang, kalo banjir tidak ada yang mo skolah,” ungkap warga setempat.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Boalemo, Husin Akisa, melalui PPTK, Ridawan Nurkamiden, mengungkapkan bahwa anggaran pekerjaan tersebut memang hanya cukup untuk bangun bawah jembatan gantung.

Pertama dari segi anggaran, memang cuman cukup untuk bangunan bawah. Menunggu untuk anggaran tahap dua ini, ternyata tidak keluar,” Jelasnya.

Ditanya soal perencanaan pekerjaan jembatan yang terkesan dipaksakan itu, Ridwan mengungkapkan bahwa pekerjaan jembatan gantung itu masuk aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Boalemo.

Itu masuk aspirasi. Makanya mau di anggarkan lagi, tapi tahun ini tidak ada,” Tukasnya.

Baca Juga :  Dr. Sherman Moridu lepas Jamaah Haji Asal Boalemo

Berita Terkait

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:05 WITA

Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Berita Terbaru