Warga Boalemo Kirim Surat Terbuka, Desak DPRD Transparan Soal Anggaran

- Jurnalis

Selasa, 16 September 2025 - 21:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boalemo tengah menjadi sorotan publik setelah seorang warga bernama Nanang Syawal melayangkan surat terbuka yang menuntut transparansi dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2025. Surat yang beredar luas ini menyoroti kekecewaan masyarakat terhadap tata kelola anggaran yang dinilai tertutup dan boros.

Dalam suratnya, Nanang Syawal secara tegas mengingatkan bahwa “uang dalam APBD itu uang rakyat” dan meminta DPRD untuk tidak menjadikan dokumen penting tersebut sebagai rahasia. Ia mendesak agar seluruh dokumen APBD Perubahan dipublikasikan agar masyarakat dapat ikut mengawasi.

“Kalau memang jujur, kenapa harus ditutup-tutupi?” tulis Nanang, yang mencerminkan keraguan publik terhadap proses yang berjalan di balik pintu tertutup.

Selain isu transparansi, Nanang juga menyoroti kebiasaan buruk dalam pengelolaan anggaran. Ia mengecam praktik “anggaran boros” yang sering terjadi, di mana APBD Perubahan justru dijadikan “tambahan ongkos jalan” atau “honor tambahan” bagi aparatur, alih-alih dialokasikan untuk kebutuhan dasar masyarakat.

Surat terbuka ini memaparkan beberapa prioritas yang seharusnya diutamakan oleh para wakil rakyat. Nanang menyebutkan masalah seperti kelangkaan obat di rumah sakit dan puskesmas, jalan desa yang rusak, serta belum meratanya akses air bersih dan listrik.

Inilah yang seharusnya jadi prioritas, bukan seremonial dan perjalanan dinas,” tegasnya, selasa, 16 September 2025.

Nanang juga mengingatkan peran vital DPRD sebagai lembaga pengawas, bukan sekadar “tukang stempel” yang hanya berfungsi untuk menandatangani rancangan anggaran tanpa pengawasan yang ketat.

Baca Juga :  KKAD Kabupaten Boalemo Pupuk Kebersamaan dengan Family Gathering

Di akhir suratnya, Nanang Syawal menyampaikan pesan menohok, “APBD Perubahan jangan sampai jadi APBD Kepentingan.” Ia menutup surat tersebut dengan harapan agar Boalemo memiliki DPRD yang benar-benar berpihak pada rakyat, bukan sekadar pandai beretorika di ruang sidang.

Berita Terkait

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 20:04 WITA

Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA