18 Sertifikat Tak Jelas, Salah satu warga Wonosari mengaku beri Amplop kepada Kepala BPN Boalemo

- Jurnalis

Senin, 14 Agustus 2023 - 04:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Belum lama ini, Badan Pertanahan Nasional(BPN) Kabupaten Boalemo  dikeluhkan oleh masyarakat kecamatan Wonosari.

Salah satu masyarakat Desa Bongo III Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo mengaku hingga saat ini tidak bisa mengantongi sertifikat yang diakuinya sebagai miliknya.

Hal itu disampaikan oleh salah satu Kepala Dusun Desa Bongo III kepada wartawan ini saat diwawancarai melalui telepon selulernya, Jumat, 11-08-2023 sore.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kronologi Kejadian

Ia menceritakan bahwa saat dirinya ingin melakukan pelepasan sertifikat, pihak pertanahan melalui Kepala BPN mengatakan bisa dan dipersilahkan untuk mendaftarkan sertifikat secara mandiri (Rutin).

Namun, ketika prosesnya sudah berjalan, tiba-tiba pihak BPN mengaku tidak bisa melanjutkan karena persoalan SK Panitia Penertiban Sertifikat, padahal sertifikat sebelumnya sudah dilepaskan.

sudah mulai pengukuran awal, bayar BPHTB. Tinggal SK, itu tidak bisa katanya. Sementara yang lain sebelum torang, juga menggunakan dasar yang sama boleh keluar (sertifikatnya,red),” beber Kepala Dusun.

Menurutnya, untuk biaya transportasi dan akomodasi Perbidangnya yang harus ditanggung pemohon, Rp.250.000 x perbidang x 5 orang panitia. Hal itu yang menjadi awal mula permasalahan penerbitan Sertifikat karena dirinya sudah berinisiatif untuk mengantar jemput panitia hingga biaya yang diterima panitia sudah tidak sesuai perhitungan diawal  dan Sertifikat yang diharapkan tak kunjung terbit padahal sudah sejak bulan februari tahun 2022.

Baca Juga :  Kabar Baik, SK telah terbit, Dikbud Boalemo Pastikan Sertifikasi Guru segera cair

Dugaan Gratifikasi

Bahkan, mengaku sempat memberi amplop kepada Kepala BPN sebelumnya, hingga Kepala BPN pindah tugas, 18 bidang tanah milik dari masyarakat tak mendapatkan kejelasan padahal sudah terlanjur dilepaskan.

“Sudah jatuh, tertimpa tangga”, mungkin adalah pepatah yang bisa disandingkan kepada Salah satu Kepala Dusun Desa Bongo III itu yang ingin sertifikat yang baru diterbitkan tapi kata pihak BPN tak bisa, ingin mengambil sertifikat lama sudah terlanjur dilepaskan.

Sebelumnya, ia pernah mendatangi kantor BPN sebulan yang lalu, setalah mendapat petunjuk terkait surat yang harus dilengkapi, rasa kecewapun kembali dirasakan Kepala Dusun Desa Bongo III dan ingin melapor ke Ombudsman Perwakilan Gorontalo, nyatanya tidak pernah ada jalan keluar yang didapatinya hingga saat ini, karena surat yang disiapkan juga tertolak.

Baca Juga :  Aktifkan Kades Terpidana Perzinahan, NaSa ingatkan Pj. Bupati soal Keamanan Daerah jelang Pemilu

Konfirmasi Kepala BPN Boalemo

Ketika dikonfirmasi, Kepala BPN Kabupaten Boalemo yang baru diruang kerjanya ( senin 14/8/2023), Sudiar belum memberi pernyataan karena masih ada agenda di kecamatan Paguyangan pantai.

Dikarenakan butuh waktu yang tidak singkat untuk menjelaskan, Sudiar meminta untuk menjadwalkan kembali setelah tanggal 17 Agustus 2023.

Ini kalu modiceritakan, Panjang ceritanya. jangka waktu sepuluh menit gak cukup. sudah tau,ini sudah saya proses sampai ke pusat”. pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, wartawan media ini maaih akan melakukan konfirmasi kembali kepada Kapala BPN kabupaten Boalemo.

Berita Terkait

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis
Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?
Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?
Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka
Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022
Menuju Indonesia Emas, Kapolres Boalemo & DPD KNPI Targetkan Boalemo Zero Miras dan Judi
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:13 WITA

Kritik Tajam Penyerahan Remisi di Ruang Publik, Helmi: Abaikan Aspek Hukum, Psikologis, dan Etika Humanis

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:57 WITA

Ditengah Fiskal Tertekan, Rp6 Miliar Digelontorkan: Proyek Jalan atau Pengalihan Isu?

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:13 WITA

Ketua DPRD diperiksa, Dugaan Perdis Fiktif DPRD Boalemo Makin Terang?

Kamis, 13 Agustus 2026 - 15:21 WITA

Beda Sikap Aparat dan Pengacara, Satreskrim Membisu, Advokat Tegaskan Tito CS Sudah Berstatus Tersangka

Selasa, 11 Agustus 2026 - 17:11 WITA

Kejari Boalemo Periksa Sejumlah Anggota DPRD Terkait Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif 2020–2022

Berita Terbaru

Headline

Sådan identificerer du et casinos moderselskabs omdømme

Sabtu, 19 Sep 2026 - 11:16 WITA

Headline

Highest RTP Slots at Online Casinos for Canadian Players

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:23 WITA

Headline

Mr Pacho podpora za Visa in Mastercard

Sabtu, 19 Sep 2026 - 09:21 WITA