9 etnis hidup Rukun dan Damai, Anas Jusuf sebut Boalemo miniatur bangsa Indonesia

- Jurnalis

Senin, 5 April 2021 - 18:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Menjadi salah satu wilayah di Provinsi Gorontalo yang memiliki masyarakat dengan ragam budaya, etnis dan Agama yang hidup Rukun dan Damai, membuat Kabupaten Boalemo sering disebut Miniatur bangsa Indonesia.

Di Kabupaten Boalemo dihuni oleh sembilan etnis berbeda yaitu Gorontalo, Minahasa, Bajo, Jawa, Arab, Sangihe, Jawa Tondano, Bali dan Lombok yang tersebar dari sebelah Timur Paguyaman hingga barat Mananggu.

Kerukunan antar umat beragama pun menjadi hal yang sangat dipertahankan oleh masyarakat Boalemo terlihat dari dikukuhkannya Pengurus Majelis Taklim, Bible CAMP, Persantian ranting VIII, IX, X oleh Plt Bupati Boalemo Ir. Anas Jusuf, M.Si., senin 05-04-2021.

kegiatan yang ditangkaikan dengan Halal Bil Halal tersebut, dimotori oleh PGRI Cabang Paguyaman dan turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Hasan Makuta, S.pd.,M.pd.

“Terus terang saya sangat merasa bangga dengan ide-ide seperti ini. PGRI Paguyaman paling banyak melahirkan Inovasi-inovasi untuk kepentingan daerah. Sebagaimana kita ketahui bahwa Kabupaten Boalemo adalah miniatur bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai etnis yang hidup berdampingan secara damai,” kata Anas.

Tak lupa kepada Pengurus yang baru saja dilantik Anas meminta agar iklas untuk bekerja, apalagi pekerjaan yang tidak mengharapkan imbalan dari siapapun.B

“Bapak- ibu telah menerima amanah yang bisa di pertanggung jawabkan. Saya harap kerukunan beragama ini tetap di jaga,sehingga para umat beragama dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tentunya didalam pelaksanaan kegiatan ini, yang paling utama adalah bagaimana inflementasinya di lapangan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:30 WITA

Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA