Fungsi Kontrol DPRD dijalankan, Hardi Mopangga bakal turun cermati Proyek Jalan 83 M

- Jurnalis

Jumat, 4 Juli 2025 - 17:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id, Boalemo – Isu yang berkembang terkait pekerjaan proyek jalan nasional di wilayah Paguyaman–Tabulo, Kabupaten Boalemo, mendapat atensi serius dari anggota DPRD Boalemo, Hardi Syam Mopangga.

Legislator yang dikenal vokal ini menegaskan komitmennya untuk turun langsung ke lapangan guna melakukan pengawasan terhadap proyek strategis senilai Rp83 miliar tersebut.

Langkah ini diambil sebagai wujud nyata pelaksanaan fungsi pengawasan DPRD sebagaimana diamanatkan dalam Pasal 149 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, yang menyatakan bahwa DPRD memiliki tugas dan wewenang dalam melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan peraturan daerah, APBD, dan kebijakan pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami tidak sedang mencari-cari kekurangan, tetapi menjalankan tugas konstitusional. Sebagai wakil rakyat, kami berkewajiban memastikan setiap rupiah dari anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Hardi kepada Trilogis.id, Jumat, (4/7/2025).

Proyek infrastruktur yang berada di bawah koordinasi Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Provinsi Gorontaloitu menjadi perhatian khusus, mengingat Kabupaten Boalemo merupakan satu-satunya daerah di provinsi ini yang memperoleh alokasi dana sebesar itu dari program strategis Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Baca Juga :  Hardi Mopangga layak Sandang Maestro Politik Kabupaten Boalemo ?

Hardi menegaskan, fungsi kontrol legislatif bukanlah formalitas, melainkan instrumen untuk memastikan asas efisiensi, efektivitas, dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pembangunan.

Saya telah menjadwalkan kunjungan kerja ke lokasi proyek dalam waktu dekat. Kami ingin melihat secara langsung apakah pekerjaan di lapangan benar-benar sesuai spesifikasi teknis, mutu material, serta waktu pelaksanaan sebagaimana tercantum dalam kontrak,” sambungnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak, mulai dari pelaksana proyek, pengawas teknis, hingga masyarakat sekitar, untuk menciptakan suasana pembangunan yang transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab.

Baca Juga :  IKA PMII Boalemo Gelar Raker: Dorong Peran Strategis Alumni dalam Pembangunan Daerah

Sebagai penutup, Hardi Syam Mopangga menegaskan bahwa setiap proyek yang dibiayai oleh negara harus memberi manfaat maksimal bagi rakyat, bukan menjadi ladang kompromi dan kepentingan jangka pendek.

Kami hadir bukan sebagai penonton, tetapi sebagai penjaga agar pembangunan benar-benar berpihak pada rakyat. Karena ketika pembangunan gagal, maka yang paling terdampak adalah masyarakat kecil yang menggantungkan harapannya pada jalan yang layak dan akses yang terbuka”.

Berita Terkait

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit
Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
PKM Berlian Gelar Pelayanan KB Serentak Gratis dalam Rangka Harganas ke-33

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:52 WITA

Aksi Nyata Pemerintah; Dikes, PKM, BKK, TNI-Polri Putus Mata Rantai Penyakit

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Berita Terbaru