Trilogis.id – Aktivis muda Gorontalo, Ikbal Ka’u, menyoroti sikap anggota Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Mikson Yapanto, yang dinilai hanya berhenti pada kritik keras terhadap aktivitas tambang ilegal tanpa menghadirkan solusi nyata.
Menurut Ikbal, kritik yang gencar dilontarkan Mikson melalui media sosial seolah hanya menjadi retorika publik tanpa arah yang jelas.
“Kalau hanya mengkritik keras di medsos, semua orang juga bisa. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata. Sayangnya, sampai hari ini saya belum melihat langkah konkrit dari Mikson bersama Pemprov Gorontalo untuk membahas secara serius persoalan tambang ilegal ini,” tegas Ikbal, Rabu (20/8/2025).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Tambang Ilegal dan Hajat Hidup Masyarakat
Ikbal mengingatkan, persoalan tambang ilegal tidak bisa hanya dipandang dari sisi pelanggaran hukum. Ada dimensi lain yang tidak boleh diabaikan, yakni ketergantungan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tambang.
“Kalau memang tambang ilegal ini sudah menyangkut hajat hidup masyarakat, maka harus ada keberanian dari pemerintah dan DPRD. Bahas solusi konkrit: apakah dikelola lewat skema koperasi, tambang rakyat yang legal, atau regulasi lain yang berpihak pada masyarakat. Jangan hanya berdiam diri,” ujarnya.
Kelemahan Pemerintah Daerah
Ikbal juga menilai kelemahan pemerintah provinsi dalam mengambil inisiatif justru memperbesar ruang bagi maraknya praktik tambang ilegal. Kritik yang tidak disertai langkah kongkrit, lanjutnya, hanya menambah panjang daftar retorika politik tanpa menyentuh akar persoalan.
“Sudah saatnya DPRD dan Pemda berhenti menjadikan isu tambang sebagai panggung pencitraan. Yang rakyat butuhkan adalah kepastian hukum, solusi ekonomi, dan perlindungan lingkungan. Kalau tidak ada langkah nyata, berarti kritik hanya sebatas retorika kosong,” tutupnya
Hingga berita ini diterbitkan, media ini masih akan melakukan konfirmasi kepada Anggota DPRD Periode dan Pemerintah Provinsi.


















