Trilogis.id (Boalemo) — Dalam rangka memperingati Hari Ibu, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Boalemo bekerja sama dengan Puskesmas Pangi menggelar pelayanan Keluarga Berencana (KB) gratis bagi masyarakat, Selasa (2/12/2025). Kegiatan ini disambut antusias oleh para ibu dan keluarga yang memanfaatkan layanan kesehatan tersebut.
Kepala DPPKBP3A Kabupaten Boalemo, Robert Pauweni, menegaskan bahwa peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga sebagai fondasi terwujudnya keluarga yang sehat dan sejahtera.
“Pelayanan KB gratis ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memberikan akses layanan kesehatan reproduksi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat. Perencanaan keluarga yang baik sangat menentukan kualitas kesehatan ibu, anak, dan kesejahteraan keluarga secara keseluruhan,” ujar Robert Pauweni.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menjelaskan bahwa pelayanan KB gratis yang dilaksanakan mencakup pemasangan dan pencabutan alat kontrasepsi seperti IUD, implan, suntik, dan pil KB, serta konsultasi kesehatan reproduksi yang dilakukan langsung oleh tenaga kesehatan Puskesmas Pangi.
Menurutnya, kolaborasi antara DPPKBP3A dan fasilitas pelayanan kesehatan merupakan langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi masyarakat terhadap program KB sekaligus menekan risiko kesehatan ibu akibat kehamilan yang tidak terencana.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pangi, Zuriyah Musa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan akses layanan KB, sekaligus sebagai penghormatan atas peran penting ibu dalam keluarga dan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu para ibu dalam merencanakan keluarga serta menjaga kesehatan reproduksi mereka,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, DPPKBP3A Kabupaten Boalemo berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perencanaan keluarga semakin meningkat, serta mendorong pemanfaatan layanan kesehatan secara optimal demi terwujudnya keluarga berkualitas.




















