Trilogis (Pemda Boalemo) – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi membuka agenda Pengukuhan dan Pengkaderan Organisasi Senopati Tiga Dara yang dipusatkan di kawasan wisata Pantai Bolihutuo, Sabtu (18/04).
Dalam kesempatan tersebut, Wabup Lahmuddin memaparkan transformasi besar yang tengah dialami Desa Piloliyanga dan sekitarnya sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Boalemo.
Efek Domino Pembangunan Batalyon
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satu poin krusial yang ditegaskan Wabup adalah dampak strategis dari pembangunan Batalyon di Piloliyanga. Proyek yang menelan anggaran fantastis senilai Rp80–90 miliar tersebut bukan sekadar urusan pertahanan, melainkan motor penggerak ekonomi warga lokal.
“Saat ini jumlah personel prajurit telah bertambah 70 orang, sehingga total kini mencapai 605 personel. Bayangkan, jika nanti jumlahnya mencapai lebih dari 1.000 orang dengan asumsi perputaran uang melalui belanja kebutuhan mereka, potensi ekonomi yang masuk ke masyarakat bisa mencapai Rp1 miliar per bulan,” jelas Lahmuddin.
Rencana Infrastruktur Skala Besar
Tak hanya batalyon, Pemerintah Daerah Boalemo tengah memacu berbagai proyek strategis untuk menopang wilayah tersebut, di antaranya:
- Pembangunan Sekolah Garuda: Saat ini sedang diupayakan lobi ke pemerintah pusat.
- Jembatan Piloliyanga: Penyusunan Detail Engineering Design (DED) dengan alokasi Rp1 miliar.
- Jalan Lingkar: Estimasi anggaran mencapai Rp90 miliar untuk membuka aksesibilitas wilayah.
Tantangan bagi Pemuda dan Masyarakat Lokal
Melihat potensi tersebut, Wabup Lahmuddin memberikan peringatan sekaligus motivasi bagi masyarakat dan pengurus Senopati Tiga Dara agar tidak hanya menjadi penonton. Ia mengakui bahwa para pelaku usaha dari luar daerah sudah mulai melirik potensi lahan di Piloliyanga.
“Beberapa pelaku usaha luar sudah mulai menghubungi kami. Saya sampaikan bahwa lahan adalah milik masyarakat, silakan bekerja sama. Namun, saya minta masyarakat lokal dan pemuda harus siap bersaing dan berpikir visioner,” tegasnya.
Pesan untuk Senopati Tiga Dara
Di akhir sambutannya, Wakil Bupati berharap organisasi Senopati Tiga Dara mampu menjadi wadah pengkaderan yang adaptif dan melahirkan pemuda-pemuda yang jeli melihat peluang.
“Organisasi harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi, bukan hanya penonton di daerah sendiri. Anggota Senopati Tiga Dara harus punya pola pikir ke depan agar dapat mengambil peran dalam setiap perkembangan yang ada di Boalemo,” pungkasnya.

















