Sisa Material Banjir belum tersentuh, Pemda hingga Pemprov Kemana?

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2020 - 12:50 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sisa material di Desa Mamungaa Timur yang belu tersentuh

sisa material di Desa Mamungaa Timur yang belu tersentuh

Trilogis.id_(Bonebolango) – Sejak dilanda banjir bandang tanggal 7 september 2020 kemarin, kini kondisi masyarakat bonebolango Pesisir tak tentu arah.

Tak hanya di Desa Hulawa, di Desa mamungaa dan mamungaa Timur, Lumpur dan ranting serta batang pohon yang ditinggalkan banjir saat banjir surut, kini menjadi persoalan baru disemua titik banjir yang melanda Bone Bolango Pesisir pada Senin (7/9/) malam.

Berbagai bentuk Bantuan pun mengalir dari sejumlah pihak tak tertinggal Ketua DPC. PDI Perjuangan Boalemo  Eka Putra Noho bersama Bupati Boalemo Darwis Moridu yang didampingi langsung Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Gorontalo, Mohammad Kris Wartabone dan Sekretaris DPD PDI Perjuangan Gorontalo Laode Haimudin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Terkonfirmasi kepada salah satu tokoh masyarakat Desa Mopuya,H. Marjun, sudah hampir 2 pekan, respon dari Pemerintah Provinsi sampai Pemerintah Bonebolango tak kunjung datang.

Baca Juga :  Kapten : Pemda jangan persulit Investor yang ingin berinvestasi
H.Marjun, Tokoh Masayarakat Desa Mopuya (Bulawa-Bonebolango)

“sudah dua minggu kami menunggu alat yang dijanjikan pemerintah. ini yang datang melihat kami hanya Pemerintah dari ujung barat. Hanya Bupati Boalemo, Pemda Boalemo bahkan Pemda Bolmong Selatan”. ungkap marjun saat diwawancarai.

Alat berat yang diminta masyarakat untuk mengangkat lumpur tak pernah sesuai dengan janji dari Pemerintah. alat yang ada dilokasi banjir tak bisa beroperasi dan tidak bisa membantu masyarakat sama sekali.

“kemarin alat yang digunakan hanya excavator kecil, dan sudah beberapa hari tidak beroperasi. kami berharap semoga pemerintah Daerah hingga Pemprov tidak tutup mata dengan yang kami alami”. ungkap salah satu korban warga Mamungaa Timur.

Baca Juga :  Jalan Moliliulo KM 43 akan dikerjakan tahun 2021, Yayan Asuna Apresiasi Pemda
Korban Banjir warga mamungaa timur.

Dirinya juga mengku sudah menyampaikan keinginan masyarakat untuk pengadaan alat berat dan pengadaan air bersih karena sulit mendapatkan air karena jaringan putus dihantam material yang dibawah banjir.

“kami sudah menyampaikan kepada pemerintah untuk mengadaan alat berat. selain itu juga kami butuh air bersih tapi sampai saat ini tak pernah ada.”

Terlihat antusias masyarakat menyambut kedatangan Orang nomor satu di Kabupaten Boalemo itu. dari Ibu-ibu, Bapak-bapak hingga anak kecil terlihat senang menerima bantuan logistik dari jajaran DPC. PDI Perjuangan Kabupaten Boalemo.

Hingga berita ini terbit, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo dan Pemerintah Provins belum terhubungi ketika dikonfirmasi via seluler

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Senin, 18 Mei 2026 - 18:55 WITA

Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terbaru