Untuk bisa beroperasi kembali, PT.Wilmart Biyatama Abadi harus penuhi 6 Point ini

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2020 - 14:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id_(Boalemo) – Belum lama ini, Masyarakat Kecamatan Paguyaman Pantai gelar demonstrasi hingga melakukan penutupan akses jalan untuk menuju Lokasi Tambang Batu oleh PT. Wilmart Biyatama Abadi (WBA).

Atas Polemik antara masyarakat dengan PT.WBA ini, Pemeritah Daerah gelar Rapat Bersama anatara Forkopimda, PT.WBA, instansi terkait dan perwakilan masyarakat. senin, 05-10-2020.

Sempat berdiskusi  panjang terkait beberapa tuntutan masyarkat seperti kejelasan status lahan, Kebisingan yang ditibulkan mesin, debu dan jalan yang rusak karena aktivitas Perusahaan, Akhrinya Bupati Darwis Moridu, menyampaikan setidaknya 6 point yang harus dipenuhi oleh Pihak Perusahaan.

1. Perusahaan bersama Pemerintah Kecamatan harus melakukan edukasi tentang Pengelolan dan seluruh ijin pertambangan kepada seluruh masyarakat limbatihu.

2. Ambang batas polusi, kebisingan dan kearifan lokal harus dikedepankan pihak perusahan terlebih jaminan keselamatan kerja kepada Pekerja

3.Pihak Perusahaan memenuhi ketentuan penyampaian laporan secara berkala di Dinas Lingkungan Hidup setiap 6 bulan

4.Pihak Perusahaan harus membangun komunikasi efektif dengan masyarakat sekitar.

5. pihak perusahaan akan melakukan 3 alternatif untuk lahan masyarakat yang masuk dalam ijin lokasi dengan bekerja sama, sewa dan membeli lahan masyarkat yang memiliki legalitas jika sepakat.

6. Pihak perusahaan harus memperhatikan kerusakan jalan.

dari 6 point diatas, akhirnya Bupati Boalemo menyimpulakan memberi kesempatan kepada Perusahaan Wilmart Biyatama Abadi untuk kembali Melakukan aktivitas seperti semula.

Berita Terkait

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”
Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit
Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo
Refleksi Hari Kartini, Kepala Puskesmas Berlian Ajak Perempuan Boalemo Jadi Pionir Kesehatan Keluarga
Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik
Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo
Perkuat Desa Siaga TB, Puskesmas Berlian Lakukan Deteksi Dini ILTB dan Kunjungan Rumah di Desa Bongo Tua
Redam Gejolak, Wakil Bupati Boalemo “Jemput Bola” Temui Masyarakat Wonosari Demi Solusi Cepat

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 18:28 WITA

Menjaga Marwah Birokrasi; Antara Kompetensi Pemimpin dan Bahaya “Penumpang Gelap”

Jumat, 24 April 2026 - 18:34 WITA

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 April 2026 - 13:49 WITA

Ironi Gelar Profesor dan “Lonceng Kematian” Meritokrasi di Boalemo

Sabtu, 18 April 2026 - 18:27 WITA

Pimpin Muscam V Tilamuta, Lahmuddin Hambali Tegaskan Kader Golkar Harus Jadi Motor Kepentingan Publik

Sabtu, 18 April 2026 - 13:22 WITA

Buka Pengkaderan Senopati Tiga Dara, Wabup Lahmuddin Hambali: Piloliyanga Kini Jadi Magnet Ekonomi Baru Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Sekda Gagal, Kepala BKAD Ilegal?

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:40 WITA

Advertorial

Rakor Ditutup, Pemkab Boalemo Siap Tekan Angka Penyakit

Jumat, 24 Apr 2026 - 18:34 WITA