Dihadapan Tim Penilai, Sutriyani Paparkan Keseriusan Pemda Boalemo tangani Stunting

- Jurnalis

Rabu, 14 Oktober 2020 - 15:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sutriyani Lumula saat Pemaparan dihadapan Tim Penilai. Foto : DaimaR

Sutriyani Lumula saat Pemaparan dihadapan Tim Penilai. Foto : DaimaR

Trilogis.id_(Boalemo) – Sejak ditetapkan sebagai salah satu lokus penanganan Stunting oleh Pemerintah Pusat pada tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo seriusi Penanganannya.

Sebut saja dengan melakukan Operasi Timbang mandiri, Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula mengaku bahwa upaya ini mampu menekan jumlah stunting secara signifikan.

Berdasarkan data tahun 2018, angka stunting di Kabupaten mencapai Boalemo 24,3%, namun atas kerja keras semua pihak, mampu menurunkan hingga 15,5%. Tentu ini merupakan Prestasi baik untuk Pemda dibidang kesehatan seperti yang disampaikan Santi salah satu kader Posyandu di desa Pentadu Timur, mengaku bangga atas capaian kinerja Pemerintahan Damai melalui Kepala Dinas Kesehatan Sutriyani Lumula.

Sutriyani juga menyampaikan, untuk memastikan tahapan demi tahapan dilakukan untuk mengidentivikasi, progres penurunan stunting di Boalemo pun terlihat jelas.

“Saat kami melakukan penimbangan kepada balita yang ada di kabupaten Boalemo, secara mandiri total populasi jumlah balita menunjukan penurunan”.

Hal itu dijelaskan Sutri dihadapan tim Penilai dari Provinsi dalam kegiatan Penilaian kerja Aksi Konvergensi Pencegahan Stunting tingkat Provinsi (rabu 14/10).

Dalam kegiatan yang berlangsung di Graha Putra Tunggal itu, Sutri berharap kedepan Kabupaten Boalemo akan bebas dari Stunting.

“sebagai komitmen dalam pencegahannya, kami akan berupaya menjadikan Kabupaten Boalemo yang bebas dari Stunting”.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal
Demokrat Bidik Kursi DPR-RI; Erwin Ismail Bergerak Tenang, Serius Menang
Sekda Masih Pakai Mobil lama, Innova Zenix untuk Siapa?

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Senin, 18 Mei 2026 - 18:55 WITA

Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA