Untuk Generasi mendatang, Eka Putra Minta Masyarakat Jaga Hutan Mangrove

- Jurnalis

Senin, 14 Desember 2020 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Boalemo, Eka Putra Noho saat menananm Mangrove, Senin 14/12

Ketua DPRD Boalemo, Eka Putra Noho saat menananm Mangrove, Senin 14/12

Trilogis.id  (Boalemo) – Pagi (Senin, 14/12) tadi, dalam rangka upaya pemulihan ekonomi nasional (PEN) di Kabupaten Boalemo, Pemerintah Daerah canangkan Padat Karya Penanaman Mangrove di Desa Limbatihu Kecamatan Paguyaman Pantai.

Kegiatan yang dilaksanakanKementrian Lingkungan Hidup Dan Kehutanan (KLHK) Direktorat Jenderal Pengendalian DAS dan Hutan Lindung melalui Balai Pengelolaan Daerah Air Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-LH) Bone Bolango, dihadiri langsung oleh PLT.Bupati Boalemo dan Ketua DPRD kabupaten Boalemo, Eka Putra Noho.

Baca Juga :  Reses Di Pentim, Masyarakat minta Jalan Tambe-Poheita jadi Prioritas Ketua DPRD

Bertujuan untuk memulihkan ekonomi ditengah Pandemi, Eka Putra Apresiasi Program Pemerintah Pusat tersebut. Pasalnya, selain menjaga kelestarian mangrove di kabupaten Boalemo, masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi dari Pencanangan tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penanaman Mangrove ini harus kita Apresiasi. Pemerintahan Pak Presiden Jokowi ini nyata dirasakan rakyat kecil. Dari menanam mangrove ini, masyarakat mendapatkam upah.” ungkap Eka (Senin, 14/12)

selain itu, Eka yang ditemui setelah kegiatan meminta masyarakat agar menjagadan merawat Mangrove untuk generasi kedepan.

“Masyarakat harus menjaga dan merawat Mangrove ini. Harus ada rasa memiliki terhadap mangrove. Karena yang menerima manfaat dari mangrove ini adalah masyarakat lokal sendiri. Semua ini hanyalah pinjaman dari generasi akan datang, jangan sampai kita akan dituntut oleh mereka”.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA