Taufik dan Wahyu siap benahi BEM Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu

- Jurnalis

Senin, 22 Februari 2021 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Palu) – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) yang berlangsung di gedung Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu, Senin 22-02-2021

Mubes ke-XII kali ini akan diramaikan beberapa nama-nama yang berkompeten dan berpengalaman dalam mengelola dan menjalankan organisasi.

Munculnya nama-nama yang memberikan warna baru pada perhelatan Demokrasi Kampus pada Mubes BEM Fakultas Ekonomi Universitas Alkhairaat Palu, di antaranya pasangan Taufik sebagai Calon Ketum dan Wahyu Calon Waketum

Taufik dan Wahyu calon Ketua dan Wakil Ketua BEM FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS ALKHAIRAAT PALU

Berdasarkan informasi yang berhasil kami rangkum, Taufik dan Wahyu termotivasi ikut bertarung pada mubes kali ini karena ada keprihatinan terhadap kondisi internal BEM Fakultas Ekonomi yang mandek sudah beberapa tahun, sejak 2018 hingga 2021.

“Kami sangat prihatin dengan kondisi internal kami, karena kami memandang BEM itu sendiri sebagai wadah untuk mahasiswa Fakultas Ekonomi untuk menyampaikan aspirasi mahasiswa Fakultas Ekonomi”.

Pasangan dengan Nomor Urut 1 ini, juga menghimbau untuk sama-sama mensukseskan perhelatan pesta Demokrasi kampus kali ini dan meminta doa dan restu serta ridho dari para senior dan teman-teman dari mencapai kemenangan bersama.

“Saya dan Wahyu juga memohon kepada para senior dan teman-teman untuk di dukung agar kami bisa memenangkan Mubes kali ini” tutupnya

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA