Tambang Sulteng Longsor, Puluhan Orang Tewas Tertimbun Tanah

- Jurnalis

Kamis, 25 Februari 2021 - 10:59 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Parimo) – Masyarakat di Sulawesi Tengah kembali digegerkan dengan peristiwa tanah longsor yang mengakibatkan puluhan orang penambang tewas tertimbun tanah

Bencana yang terjadi di lokasi pertambangan emas yang terletak di Desa Buranga, Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) itu menimpa penambang yang belum diketahui identitasnya masing-masing.

Dari informasi yang berhasil dirangkum tim Trilogis.id, kejadian pilu itu sekitar Pukul 19.00 Wita. Warga yang melihat kejadian itu pun, langsung menangis histeris, lantaran tidak sanggup melihat insiden yang cukup luar biasa tersebut.

“Kami benar-benar tidak menyangka, kalo tanah itu akan lingsor. Kami lihat dengan mata kepala saya sendiri, banyak penambang yang seketika saja ditimpa longsoran tanah,” ungkap warga setempat yang ada di area pertambangan.

Dari hasil pantauan media ini, selain membantu Pencarian korban dengan cara menggali tanah, Evakuasi Korbanpun dilakukan dibantu menggunakan alat berat berupa Excavator.

Baca Juga :  Dugaan Perselingkuhan oknum Polisi dengan istri orang dan Isu Pemerasan: Pelapor DHM Angkat Bicara
Proses pencarian korban dibantu dengan excavator. (Ist)

Hingga berita ini di terbitkan belum ada rilis (Penyampaian_red,) resmi dari pihak kepolisian Parigi Moutong terkait jumlah dan identitas korban. (Rasya Tr02)

Berita Terkait

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul
Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo
Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:21 WITA

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WITA

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA