Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural

- Jurnalis

Kamis, 30 April 2026 - 17:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis (Opini/Tajuk) — Dunia pendidikan kita hari ini sedang mempertontonkan sebuah drama yang getir. Di tengah hiruk-pikuk upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, kita justru menyaksikan sebuah fenomena “kanibalisme” intelektual yang dilakukan secara terang-terangan oleh pemegang otoritas birokrasi. Bagaimana tidak? Ketika seorang pendidik berprestasi atau Kepala Sekolah yang tengah mekar dedikasinya di akar rumput tiba-tiba “diculik” untuk mengisi kursi dingin jabatan struktural, kita sebenarnya sedang merampok hak anak-anak bangsa demi kepentingan sesaat.

Pendidik: Bukan Cadangan Birokrasi

Menarik seorang Kepala Sekolah menjadi Kepala Dinas (apalagi di bidang yang asing baginya) ibarat mencabut pohon rindang yang sedang berbuah lebat hanya untuk dijadikan kayu bakar di ruang rapat. Sekolah kehilangan nakhodanya, siswa kehilangan inspirasinya, dan ekosistem pendidikan kehilangan ruhnya.

Birokrasi seringkali berdalih bahwa ini adalah “penyegaran” atau “promosi”. Namun, mari kita jujur: apakah ini promosi prestasi, atau sekadar upaya menambal lubang birokrasi dengan “bahan” yang tidak pada tempatnya?

Erosi Kualitas di Ruang Kelas

Setiap kali satu figur pendidik hebat ditarik ke kursi struktural, tercipta lubang menganga di kualitas kepemimpinan sekolah. Mencari birokrat mungkin mudah, namun melahirkan pemimpin sekolah yang mampu menyentuh hati siswa dan guru adalah proses tahunan yang tidak bisa diganti dengan Surat Keputusan (SK) pelantikan semalam.

  • Kehilangan Mentor: Sekolah kehilangan figur yang seharusnya fokus pada transformasi kurikulum.
  • Stagnasi Inovasi: Kebijakan pendidikan di tingkat dasar berisiko jalan di tempat karena energi sang pemimpin kini habis tersedot oleh urusan SPJ dan administrasi perkantoran.
Baca Juga :  Tinjau Korban Banjir di Potanga, Masyarakat: “Terima Kasih Pak Gubernur Gusnar Ismail!”

Etika dan Marwah Profesi

Secara etis, profesi guru adalah tugas mulia yang memiliki jalurnya sendiri (fungsional). Memaksakan mereka masuk ke rimba struktural tanpa rekam jejak manajerial yang linier bukan hanya merendahkan marwah guru itu sendiri, tapi juga menghina para birokrat karier yang telah “berdarah-darah” meniti tangga dari bawah.

Jika kebijakan ini terus dilanjutkan, jangan heran jika suatu saat nanti sekolah-sekolah kita kian keropos. Kita sibuk mempercantik gedung dinas dan mengisi kursi jabatan dengan wajah-wajah “titipan”, sementara di ruang kelas, anak-anak kita kehilangan kompas karena pemimpinnya telah pindah ke gedung megah untuk sekadar mengurus tumpukan berkas.

Pertanyaannya: Sampai kapan masa depan generasi Boalemo dijadikan “tumbal” demi memenuhi syahwat penataan jabatan yang kental aroma politisnya?

Berita Terkait

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA