Advokat Muda ini Desak JOB PMTS Perhatikan dampak Lingkungan

- Jurnalis

Senin, 22 Maret 2021 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Sulteng) – Sempat dikabarkan akan didemo oleh sejumlah Pemuda dan Masyarakat seperti dilansir dari beritabanggai.com, kini Joint Operating Body Pertamina-Medco E&P Tomori Sulawesi (JOB PMTS) kembali disoroti salah satu Pemuda Luwuk.

JOB PMTS yang diketahui berfungsi pada kegiatan eksplorasi dan produksi Migas diminta untuk lebih memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas perusahaan tersebut.

“Industri Migas tidak bisa dipisahkan dari persoalan lingkungan, JOB PMTS juga seharusnya melakukan hal yang sama”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkan Razwin kepada wartawan media ini melalui telepon seluler, senin 22-03-2021.

Baca Juga :  Sah. Kader Hanura terpilih, Dr. Delis dilantik besok 

Razwin yang juga sebagai Advokat itu menilai perusahaan label besar itu jangan hanya mengeruk hasil bumi tanpa memperhatikan kerusakan lingkungan yang ada wilayah Kecamatan Batui.

Razwin membeberkan, dari hasil investigasinya bahwa saluran pembuangan KP 19 Row Pipeline JOB Tomori itu akan berdampak pada kerusakan lingkungan

“Saluran pembuangan KP 19 Row Pipeline tersebut melintasi wilayah pemukiman dan ujung dari pipa tersebut mengarah ke lahan pertanian warga, apabila terjadi curah hujan yang meningkat dan airnya meluap ke lahan pertanian warga, maka akan berefek pada kerusakan lingkungan dan warga tidak bisa bertani lagi,” bebernya.

Bahkan, jika Pihak Perusahaan tidak serius dalam menangani persoalan yang kini dialami masyarakat karena aktivitas Perusahaan, Razwin mengaku akan meminta pertanggungjawaban atas itu.

“kami meminta kepada Perusahaan juga harus bertanggung jawab apabila akan terjadi dampak yang diakibatkan,” harapnya.

Sementara itu, ketika dikonfirmasi kepada Pihak Perusahaan melalui Humasnya, belum memberikan tanggapan terkait hal tersebut. (Rasya/Tr02).

Berita Terkait

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta
Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?
Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif
Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?
Pemda Boalemo dan Kejati Gorontalo Ugal-ugalan?: Antara Perencanaan yang Gagal dan Dugaan Peminjaman Ilegal
Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati
Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:18 WITA

Perangi DBD dan Malaria, Pemuda Patimura Kolaborasi Lintas Sektor Gelar Bakti Sosial di Tilamuta

Senin, 29 Juni 2026 - 20:36 WITA

Duduk, diam, gaji akan masuk; Menanti Suara di Gedung Rakyat, Fungsi DPRD Boalemo Diduga Mati Suri?

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:32 WITA

Masih soal mobil yang di pinjam Kejati, Klarifikasi Jubir Pemda dan Kabag Umum tidak substantif

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:56 WITA

Mobil Baru untuk Kejati, BPJS Menunggak dan Petani Menunggu: Di Mana Prioritas Pemda?

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:31 WITA

Menakar Etika dan Independensi: Ujian Transparansi di Balik Peminjaman Kendaraan Dinas Pemda oleh Kejati

Berita Terbaru