Todak 02 dan Ketidakpastiannya

- Jurnalis

Selasa, 27 April 2021 - 06:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id – (Pilihan Redaksi) – Masih ingat dengan peristiwa Karamnya Kapal Todak 02 di perairan Pantai Ratu Desa Tenilo Kecamatan Tilamuta tanggal 18-04-2021 lalu?

Kini kapal yang berhasil dievakuasi setelah 4 hari pasca tenggelam, sudah dipindahkan di Dermaga Tempat Pelelangan Ikan Tilamuta.

Nampaknya kapal hibah dari KKP RI itu tidak akan memiliki masa depan yang pasti. Pasalnya, untuk tahun ini Tidak ada porsi anggaran untuk perbaikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal itu diungkapkan Plt Bupati Boalemo Anas Jusuf saat ditemui media ini selasa (27/4) siang.

“Untuk tahun ini belum ada porsi anggaran untuk kapal Todak 02,” kata Anas

Terlunta-lunta, mungkin adalah kata yang saat ini harus disematkan kepada Kapal yang sudah berusia 18 tahun tersebut.

Baca Juga :  Melalui Dinas Sosial Dan PMD, Pemkab Boalemo Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat

Pasalnya, menurut informasi yang berhasil kami peroleh, Kapal mempunyai dua mesin (Doble) dengan merk mesin Volvo buatan Swedia yang jika diperbaiki akan menelan anggaran yang cukup besar yakni sekitar delapan ratus juta/ mesin. Sehingga untuk dua mesinnya, Pemerintah Daerah harus mengeluarkan sekitar 1,6 M untuk perbaikan mesinnya saja.

Baca Juga :  Bangunan Minimarket Indomaret di Boalemo Ilegal ??

Belum lagi, Karena sempat terendam selama 4 hari, Kapal disinyalir mengalami kerusakan beberapa fasilitas pendukung seperti kulkas, kamar-kamar kapal, AC, dan mengalami kerusakan pada sebagian dinding dan atap bagian belakang kapal.

Dengan beberapa hal diatas, sudah bisa dipastikan Kapal Todak tidak akan memiliki masa depan yang jelas.
Kita tinggal menunggu kapal itu akan rusak dengan sendirinya  dan kembali tenggelam ditempatnya yang baru.

Berita Terkait

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi
Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk
“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis
Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya
“Kursi Kosong”, Boikot Ketua DPRD Boalemo Berkepanjangan Lumpuhkan Nadi Legislasi dan Merugikan PDIP ?
Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan
Jalan Rusak Parah Puluhan Tahun, Bupati Buta, DPRD Bisu; Uang Rakyat ke Mana?
Boikot untuk Ketua; DPRD Boalemo mulai Retak ??

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 02:13 WITA

Gorengan” Media yang Melenceng: Menepis Politisasi Boikot DPRD Boalemo dan Nyanyian Satir 5 Fraksi

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:28 WITA

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:34 WITA

“Jebakan Hukum Formalistik” dalam Pembahasan KUA-PPAS Boalemo: Sebuah Catatan Kritis

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:33 WITA

Tanpa Ketua DPRD, Agenda Dewan Lebih Lancar: Fungsi Aleg Jalan Sebagaimana Mestinya

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:19 WITA

Jangan Salah Tafsir, Pengawasan DPRD Bukan Tanpa Aturan

Berita Terbaru

Daerah

Ketika Ring Parlemen Memaksa Sang Ketua Lempar Handuk

Rabu, 22 Jul 2026 - 01:28 WITA