Momentum Sumpah Pemuda, PMII Boalemo Gelar Aksi Refleksi Di Kejaksaan Boalemo

- Jurnalis

Jumat, 29 Oktober 2021 - 13:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Dalam momentum Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Boalemo gelar aksi refleksi dan menyambangi Kejaksaan Negeri Boalemo, (Jumat, 29/10/2021).

Sebelum mendatangi Kejaksaan Negeri Boalemo, masa aksi terlebih dahulu menyuarakan orasi di Tugu Jagung Tilamuta dengan isu, mandeknya progres penyelesain perkara dugaan Pungli Sertifikasi Guru 2018, dan dugaan pungli DAK 2020 yang ada di Dinas Pendidikan, Pemuda Dan Olahraga (Dikpora) Boalemo yang ditangani oleh Polres Boalemo.

Saat berada di Kejaksaan Negeri Boalemo, Masa aksi kembali menyuarakan persoalan Dugaan Korupsi pengelolaan dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Boalemo yang belum lama ini telah menetapkan 1 tersangka dalam perkara tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ismail Duke, salah satu orator pada aksi itu mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Boalemo yang telah menetapkan tersangka meskipun proses tahap penyidikan perkara hanya dilakukan kurang lebih 4 bulan lamanya.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Kejaksaan Negeri Boalemo yang telah menetapkan tersangka dalam perkara KONI, meskipun kita tau bersama, bahwa penetapan tersangka dalam perkara ini tidak sesuai dengan ekspektasi kita sebagai mahasiswa maupun sebagai pemuda,” Ujar Jek sapaan akrabnya.

Baca Juga :  BREAKING NEWS: Kejaksaan Negeri Boalemo Geledah Gedung DPRD, ada apa?

Tak hanya itu, dirinya berharap, sebelum pelimpahan perkara ke Jaksa Penuntut Umum ataupun ke tahap persidangan, Kejaksaan benar-benar adil dan memperhatikan asas keadilan dalam menetapkan tersangka.

“Ada begitu banyak pihak yang terlibat dalam perkara ini, sehingganya dalam proses penyidikan, kami berharap Kejaksaan Negeri Boalemo benar-benar adil dalam menetapkan tersengka sebelum tahap penuntutan,” Tambahnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasie Pidsus) Kejaksaan Boalemo, Rafid Humolungo saat menerima masa aksi menyampaikan, terima kasih kepada mahasiswa ataupun masa aksi yang mengapresiasi kinerja mereka dan terus mendukung proses pemberantasan korupsi di Boalemo.

“Atas nama pimpinan, saya sangat berterima kasih, dan sebelumnya saya memohonkan maaf, karena saat ini pimpinan sedang berada diluar kota dan memberikan kepercayaan kepada kami dalam menerima tuntutan teman-teman mengenai perkara ini,” Ucap Rafid.

Dirinya mengatakan, mengenai perkara dugaan Korupsi Pengelolaan Dana Hibah KONI Boalemo, mereka baru menetapkan satu orang tersangka tepat pada tanggal 27 OktoberOktober dan ditindaklanjuti dengan penahanan.

“Jika ada alat bukti lain dan terpenuhi dua alat bukti pada pihak yang lain, kami tidak akan segan dalam menetapkan tersangka sebagaimana yang sudah menjadi ketentuan dalam penanganan perkara,” Ungkapnya.

Baca Juga :  Forkopimda Bahas Vaksin untuk Kabupaten Boalemo

Rafid menegaskan, mereka terus melakukan pengembangan-pengembangan dalam tahap penyidikan dan mereka akan menindaklanjuti dan bertemu dengan pihak-pihak terkait.

“Jangan ragukan integritas kami, kami akan tindak lanjuti perkara ini dan akan berhadapan dengan pihak-pihak yang nantinya akan dimintakan pertanggung jawaban,” Tegas Rafid.

Terakhir, Rafid mengungkapkan, proses penyidikan masih berjalan, mereka masih melakukan penahanan 20 hari terhadap tersangka sebagaimana yang tertuang dalam Pasal 21 KUHAP.

“Kalaupun nanti ada yang masih kurang, kita akan perpanjang, namun proses itu sedang berjalan dan kita sedang melakukan pemberkasan yang nanti akan kita tindaklanjuti pada tahap 1 (satu),” Ungkapnya.

“Jika dalam hal ini JPU sudah ditunjuk untuk melakukan penelitian berkas perkara dan ada yang belum lengkap, akan kita kembalikan lagi dalam bentuk P 18 dan kita akan sampaikan petunjuknya dalam bentuk P 19. Dan SOP kita sudah jalankan semua, skali lagi jangan ragukan integritas kami. Salam untuk mahasiswa dan salam untuk rakyat,” Tutupnya dengan nada tegas.

 

 

Berita Terkait

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo
Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul
Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WITA

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:21 WITA

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA