2 Penambang Tewas di tambang Hulawa

- Jurnalis

Jumat, 14 April 2023 - 13:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pohuwato) – Peristiwa longsor yang terjadi di tambang emas ilegal di desa Hulawa Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato, mengakibatkan tertimbunnya 4 orang pekerja 2 diantaranya meninggal dunia dan dua lainnya dalam keadaan selamat.

Kepala Kepolisian Resor Kapolres) Pohuwato AKBP. Joko Sulistio saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tanah longsor di tambang tersebut.

Iya benar ada 4 orang yang tertibun tanah longsor 2 orang meninggal dunia dan 2 orang selamat,” ungkap Joko Sulistio.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu Joko menyampaikan bahwa semalam sudah dilakukan evakuasi oleh tim gabungan dari TNI POLRI dan BPBD terhadap para korban yang tertimpah tanah longsor

Semalam tim gabungan dari polres,Polsek dan TNI sudah kelokasi untuk lakukan evakuasi terhadap para korban,” terangnya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Longsor terjadi sekitar pukul 15.00 wita di mana ada empat orang yang tertimbun longsor.

Baca Juga :  Lahmudin Hambali : Bangkitkan semangat, wujudkan merdeka belajar

Awalnya, warga dan penambang setempat melakukan pencarian di lokasi tambang, namun karena keterbatasan alat dan hanya menggunakan metode manual, hingga pada pukul 20.00 Wita belum membuahkan hasil.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-78, Kresna FC Sukses jadi Jawara di Kapolres Cup

Setelah Tim rescue pos SAR Marisa yang terdiri dari 7 orang dibantu 2 anggota dari BPBD Pohuwato, 2 anggota Polres Pohuwato dan 2 dari TNI AD tiba di lokasi, sekitar pukul 01.20 Wita (Jumat 14/4/2023) korban pertama Arifin berhasil dievakuasi.

Adapun identitas korban nama Kadir dan Ronal beralamat desa Maleo, Kecamatan Paguat, Anti beralamat desa Talaga, kecamatan Popayato, dan Arifin Saleh Desa Imbodu kecamatan Randangan. Sementaa dari keempat korban, Anti dan Ronal yang dievakuasi dalam keadaan sudah tak bernyawa diduga tak bisa bernafas.

Berita Terkait

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo
Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul
Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh
BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN
Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo
Membajak Masa Depan Sekolah Demi ‘Syahwat’ Struktural
Lompatan Quantum: Ketika ‘Kapur Tulis’ Harus Mengurus ‘Neraca Koperasi’ Tanpa Magang
Peringati Hari Posyandu Nasional 2026, Puskesmas Berlian Perkuat Layanan Kesehatan Terpadu

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:40 WITA

Hardiknas: Birokrasi dalam Pasungan Politik dan Nasib Generasi, Moralitas, serta Kemiskinan Boalemo

Sabtu, 2 Mei 2026 - 12:21 WITA

Peringati Hardiknas 2026, Pemkab Boalemo Tekankan Spirit “Deep Learning” dan Pembangunan SDM Unggul

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Kamis, 30 April 2026 - 22:47 WITA

BALIK PROGRAM KKG: KETIKA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DIBAYAR OLEH SISWA MISKIN

Kamis, 30 April 2026 - 19:11 WITA

Teater ‘Sistem Merit’ di Jakarta, Tragedi Maladministrasi di Boalemo

Berita Terbaru

Headline

Dari Keringat ke Hak: Sejarah Panjang Perjuangan Buruh

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:47 WITA