Kades Butungale Sebut Kehadiran Perusahaan LALJ bakal jadi Kuburan Massal bagi Rakyat Popayato

- Jurnalis

Rabu, 19 April 2023 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pohuwato) – Kepala desa butungale kecamatan popayato barat menyebut bahwa kehadiran perusahaan lumintu Ageng lestari Joyo(LALJ) akan menjadi kuburan massal bagi masyarakat popayato, Rabu,19-04-2023.

Sam’un Yalang selaku kepala desa butungale menyampaikan ada 38.936 hektare hutan popayato, wonggarasi dan lemito yang akan dibabat oleh perusahaan tersebut.

Bagi saya, ini adalah Malapetaka bagi rakyat Wonggarasi, Lemito, dan Popayato, jika pemerintah merestui masuknya perusahaan kayu ini beraktivitas di popayato,” ungkapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, Sam’un juga mengatakan bahwa saat ini perusahaan tersebut tengah mengurusi izin diatas lahan seluas 38.936 Ha, diwilayah Wonggarasi Lemito dan Popayato grup.

Perusahaan yang bergerak dibidang pemanfaatan hasil hutan kayu itu saat ini sedang melakukan rencana kegiatan studi AMDAL. saat ini perusahaan sedang intens membujuk para tokoh masyarakat di Popayato untuk memuluskan niat mereka dalam memiliki lahan di Popayato untuk dikelola,” bebernya.

Ditambahkan, sam’un mengaku sangat geram jika pemerintah daerah Pohuwato meloloskan perusahaan kayu tersebut beroperasi di wilayah popayato grup

Sebagai contoh, belum semua wilayah HGU perusahaan sawit dilakukan land clearing saja, banjir bandang sudah menghantam wilayah perkampungan penduduk dan menghanyutkan harta benda mereka, apalagi jika perusahaan itu masuk ke popayato” terang Sam’un.

Sebelumnya perusahaan tersebut sudah mengadakan rapat sosialisasi yang digelar di Lemito, turut dihadiri kepala desa se-kecamatan Wonggarasi, kecamatan Lemito, kecamatan Popayato grup, Dinas Kehutanan Provinsi.

Baca Juga :  Terkait Penangkapan 7 orang diduga teroris, Syarif Mbuinga mengaku Kaget

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA