Ketahanan Keluarga menurut Sutriyani Lumula

- Jurnalis

Rabu, 10 Mei 2023 - 11:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Trilogis.id (Dikes Boalemo) – Konsep Keluarga menurut Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan, Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami, istri dan anaknya,atau ayah dan anaknya, atau ibu dan anaknya.

Tujuan keluarga yaitu untuk mencapai kesejahteraan dan ketahanan keluarga seperti (Hughes & Hughes 1995) : menyusun keturunan yang baik dan utuh, parenting untuk membesarkan anak yg merupakan karunia, menyesuaikan sikap antar suami istri, meningkatkan afeksi keluarga, mengembangkan kehidupan spiritual keluarga dan meningkatkan kehidupan keluarga.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Hj. Sutriyani Lumula S.ST., M.Kes, Keluarga dianggap tahan/kuat apabila memenuhi beberapa faktor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yang Pertama, Ketahanan fisik yaitu apabila terpenuhi, kebutuhan pangan, sandang, perumahan, pendidikan dan kesehatan. indikatornya adalah Pendapatan per kapita melebihi kebutuhan, fisik minimum), dan terbebas dari masalah, ekonomi (Terbebas dari masalah ekonomi,red),” Beber Sutri Lumula saat memberi materi dalam giat Ketahanan Keluarga, selasa, 09-05-2023.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo Sutriyani Lumula saat memberikan materi. ist

Lebih lanjut, Mantan Ketua Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Boalemo itu, Ketahanan sosial dan ketahanan Psikologi.

Nilai agama, komunikasi, berlangsung efektif, komitmen keluarga, tinggi dalam hal pembagian peran, dukungan untuk maju, dan waktu kebersamaan keluarga, membina hubungan, sosial dan mekanisme penanggulangan masalah ditambah dengan Ketahanan psikologis yang merupakan faktor penting sebab apabila keluargamampu menanggulangi masalah non fisik, pengendalian emosi secara positif, konsep diri positif (termasuk terhadap harapan dan kepuasan), dan kepedulian suami terhadap istri,” timpalnya.

Bahkan, Dalam Giat yanh berlangsung di Tapadaa Beach Resort itu, Sutri menegaskan setiap Kepala keluarga, untuk mencapai Fungsi keluarga  (Fungsi keagamaan, Fungsi sosial budaya, Fungsi melindungi, Fungsi reproduksi, Fungsi sosialisasi dan pendidikan, Fungsi ekonomi, dan Fungsi pembinaan lingkungan), demi mencegah terjadinya sejumlah permasalahan Kelurga

Untuk memastika Fungsi Agar Keluarga berjalan diperlukan beberapa intervensi, 1. Peningkatan kapasitas SDM Keluarga, 2. Keterlindungan keluarga baik dari aspek sosial, ekonomi dan budaya 3. Ketercukupan dan fasilitasi keluarga untuk menjalankan kebutuhan afeksi,” tutur Kadis yang sering menorehkan prestasi hingga ditingkatan Nasional itu.

Sehingga, dirinya meminta masyarakat harus Mampu mengakses berbagai sarana kesehatan, pendidikan, dan berbagai sarana untuk meningkatkan kualitas hidup Ketahanan Masyarakat Kebanggaan menjadi/memiliki keluarga yang berkualitas yang dapat menjadi teladan bagi keluarga lain.

Baca Juga :  dr. Roni Imran ajak seluruh stakeholder dalan gerakan masyarakat hidup Sehat

Sementara Aktualisasi Diri dan Eksistensi Komunitas Keluarga yang mandiri dan kemampuan akan lebih mempunyai keinginan untuk bisa membantu keluarga lainnya sehingga terbentuk masyarakat yang mandiri penuh kemandirian hingga bisa menghindari anggota keluarga dalam masalah sosial dan kesehatan.

Berita Terkait

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok
Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Darah Muda di Pucuk PBB Gorontalo: Kisman Abubakar Siap Ubah Peta Geopolitik Daerah

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:28 WITA

Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Rabu, 20 Mei 2026 - 21:29 WITA

Prabowo: Selama 34 Tahun Rp.15.400 Triliun Kita Hilang Akibat Praktik Kecurangan Ekspor

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA