Buntut Pengaktifan Kades Terpidana Perzinahan, Ibu-ibu blokade Kantor Desa

- Jurnalis

Selasa, 15 Agustus 2023 - 10:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Boalemo) – Merasa kecewa dengan Keputusan Pemerintah Daerah, Ratusan warga memblokade kantor Diloato, Kecamatan Paguyaman, pada Selasa (15-08-2023).

Warga yang didominasi ibu-ibu itu, ramai-ramai mengenakan daster sebagai bentuk protes terhadap  pengaktifan kembali kepala desa Diloato Anton Naki yanh terbukti secara sah dan meyakinkan sehingga menjadi terpidana kasus perzinahan.

Kita maunya desa ini aman pak, kita tidak mau lagi kantor desa jadi tempat maksiat. Jangan sampai ada lagi oknum aparat desa yang melakukan tindakan amoral,” Teriak Pian Tuna, selalu tokoh masyarakat Diloato.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Perbuatan yang dilakukan oleh kepala desa bertentangan dengan norma-norma agama, sementara Pemerintah Daerah terkesan menutup mata dengan persoalan itu meskipun sudah tiga kali berganti Bupati.

Kami akan menolak mati-matian sekarang kades yang tidak sesuai dengan norma agama. Jadi pemerintah daerah harus ambil tindakan,” Ketus Samsudin Walalangi, warga yang ikut menolak Kades.

Sebelumnya, pada senin 14-08-2023, Ratusan warga Diloato juga sudah melakukan aksi demontrasi didepan Kantor Bupati Boalemo.

Baca Juga :  Wujud Ketahanan Pangan, Pemda Boalemo Panen Padi Varietas Inpari IR Nutri Zin

Bahkan, aksi yang meminta Bupati Boalemo untuk mundur dari jabatannya, Demo sempat diwarnai dengan saling dorong pagar pintu masuk antara warga desa Diloato dengan satuan Pamong Praja.

Baca Juga :  Cegah Stunting dan Miskin Ekstrem, Ratusan peserta Sekolah Orang Tua Hebat di Wisuda

Kendati demikian, demonstrasi tersebut tidak sampai menimbulkan kekacauan karena tidak berdialog dengan perwakilan Pemerintah Daerah karena Pj. Bupati dan Pj. Sekda tidak berada ditempat.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Menggugat Gurita “Kepala BKAD instan”, Ketika Jabatan Batal tapi Dokumen Keuangan Tetap Jalan?
Geliat Otomotif di Boalemo. LH: Sukses Gelar Drag Race, Siap Dongkrak Ekonomi Lokal

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:22 WITA

Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA