Tonggeyamo, Pemda Boalemo tetapkan 1 Ramadhan 1445 H jatuh pada Selasa

- Jurnalis

Minggu, 10 Maret 2024 - 21:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Trilogis.id (Pemda Boalemo) – Dalam rangka penetapan 1 Ramadhan 1445 H, Pemerintah Daerah Kabupaten Boalemo Gelar Rapat adat “Tonggeyamo“, minggu, 10-03-2024.

Dalam Rapat yang dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Boalemo dan Ketua Lembaga Adat Hisyam Tambiyo, Rapat Adat itu juga dihadiri langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Boalemo, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Boalemo.

Bupati Boalemo, Dr. Sherman Moridu menerangkan, bahwa Tonggeyamo merupakan Rapat Adat oleh kerajaan Gorontalo untuk menentukan satu Ramadhan dan terus terpelihara hingga saat ini.

Dr. Sherman juga menjelaskan, Tonggeyamo memiliki makna untuk menyatukan pendapat dan mempererat silaturahmi jelang Ramadhan.

Sebelumnya, Ketua MUI Kabupaten Boalemo, H.Luqmanulhakim Lc. membeberkan bahwa Pemerintah menetapkan 1 Ramadhan dengan metode Rukyat dan saat ini harus diatas 3°.

Sehingga, Pemerintah Daerah berdasarkan Hasil Sidang Isbath Pemerintah Pusat sepakat untuk menetapkan satu Ramadhan 1445 H jatuh pada 12 Maret 2024.

Baca Juga :  Turlap ke Boalemo, Senator DPP-RI Evaluasi seluruh Bansos

Dalam agenda safari Ramadhan, Diakhir penyampaiannnya, Bupati Boalemo berharap dibulan Ramadhan, kepada seluruh Pimpinan OPD diimbau menjadi Buan Pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kepada Dinas Kumperindag diminta untuk tetap memantau kondisi pasar dan mengatur untuk tempat-tempat jualan masyarakat jelang buka puasa serta memastikan ketersediaan air disetiap mesjid.

Berita Terkait

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas
Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS
Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa
Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?
Isu Maladministrasi Sejumlah Kadis di Boalemo, Kepegawaian, Inspektorat dan Sekda Cuek?
Gelar Tinggi Tak Menjamin Kepatuhan: Ironi di Balik Pelantikan Cacat Hukum
Puskesmas Berlian Gelar Kegiatan Prolanis: Dari Senam Sehat hingga Edukasi Bahaya Merokok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:15 WITA

Rapor Merah PAHAM: Janji Pembangunan, Utang BPJS, dan Sejumlah Persoalan yang Belum Tuntas

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:02 WITA

Menyelamatkan Nyawa, Kehilangan Hak: Jeritan Nakes di Balik Penolakan Klaim BPJS

Senin, 1 Juni 2026 - 14:49 WITA

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:44 WITA

Kisah Inspiratif; Dari Perahu, 7 Pemuda Sukses Patungan beli Sapi Kurban untuk Kaum Duafa

Rabu, 27 Mei 2026 - 21:06 WITA

Sekda dan Krisis Plasma Sawit: Diam, Mengawasi, atau Membiarkan?

Berita Terbaru

Headline

Senin, 1 Jun 2026 - 14:49 WITA